Ini Dia Pemenang Lelang Frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz, Cek Daftarnya!

Highlight Artikel
- Hasil lelang spektrum frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz dipastikan tetap karena tidak ada sanggahan resmi dari para operator peserta.
- XLSmart memimpin penawaran tertinggi untuk pita frekuensi 700 MHz dengan total alokasi sebesar 30 MHz senilai Rp1,06 triliun.
- Telkomsel menguasai alokasi spektrum terbesar di frekuensi 2,6 GHz dengan total perolehan mencapai 80 MHz.
- Pemerintah mengoptimalkan tambahan spektrum ini guna memperluas jangkauan jaringan serta mempercepat adopsi layanan 5G di Indonesia.
Uzone.id– Frekuensi 5G baru untuk XLSmart, Telkomsel, dan Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat) semakin di depan mata. Setelah masa sanggah resmi berakhir tanpa ada keberatan dari peserta, hasil lelang spektrum 700 MHz dan 2,6 GHz dipastikan tetap sehingga ketiga operator tinggal menunggu penetapan resmi dari Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi).
Spektrum tambahan tersebut menjadi aset penting bagi operator seluler untuk memperkuat kualitas jaringan, meningkatkan kapasitas internet, hingga mendukung perluasan layanan 5G di berbagai wilayah Indonesia.
Komdigi melalui Tim Seleksi Pengguna Pita Frekuensi Radio 700 MHz dan 2,6 GHz untuk Keperluan Penyelenggaraan Jaringan Bergerak Seluler Tahun 2026 mengumumkan bahwa tahapan penyampaian sanggahan telah resmi berakhir.
Sesuai ketentuan dalam Dokumen Seleksi, peserta diberi waktu dua hari kerja untuk mengajukan keberatan sejak hasil seleksi diumumkan.
Namun hingga batas akhir masa sanggah pada Selasa (14/7) pukul 15.00 WIB, tidak ada satu pun peserta yang menyampaikan keberatan kepada Tim Seleksi.
“Dengan tidak adanya sanggahan yang diajukan, Daftar Peringkat Hasil Seleksi yang disampaikan melalui Pengumuman Tim Seleksi Nomor 04/SP/TIMSEL/KOMDIGI/07/2026 dinyatakan tetap dan tidak ada perubahan,” tulis Tim Seleksi dalam pengumuman resminya di situs resmi Komdigi.
Dengan demikian, proses seleksi kini memasuki tahap akhir. Selanjutnya, Tim Seleksi akan menyusun Berita Acara Hasil Seleksi sebelum Menteri Komunikasi dan Digital menetapkan pemenang seleksi pengguna pita frekuensi radio 700 MHz dan 2,6 GHz. Penetapan tersebut nantinya bersifat final dan mengikat.
XLSmart Unggul di Frekuensi 700 MHz
Pada pita frekuensi 700 MHz, PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk menjadi peserta dengan penawaran tertinggi sebesar Rp35,34 miliar per MHz. Operator hasil merger XL Axiata dan Smartfren itu memperoleh alokasi spektrum sebesar 30 MHz atau 2x15 MHz dengan total nilai penawaran mencapai Rp1,06 triliun.
Telkomsel berada di peringkat kedua dengan penawaran Rp32,125 miliar per MHz and memperoleh blok 20 MHz (2x10 MHz) senilai Rp642,5` miliar.
Sementara itu, Indosat menempati peringkat ketiga dengan penawaran Rp25,374 miliar per MHz dan juga mendapatkan alokasi 20 MHz (2x10 MHz) dengan total nilai Rp507,48 miliar.
Telkomsel Kuasai Alokasi Terbesar di 2,6 GHz
Untuk pita frekuensi 2,6 GHz, Telkomsel menjadi peserta dengan alokasi terbesar, yakni 80 MHz setelah mengajukan penawaran Rp6,823 miliar per MHz atau senilai total Rp545,84 miliar.
Di posisi kedua terdapat Indosat yang memperoleh 60 MHz dengan total nilai penawaran Rp372 miliar.
Sedangkan XLSMART mendapatkan alokasi 50 MHz dengan total nilai penawaran Rp231,6 miliar.
Komposisi tersebut memastikan ketiga operator nasional sama-sama memperoleh tambahan spektrum yang nantinya dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kapasitas jaringan dan mendukung pengembangan layanan 5G di Indonesia.
Dampak Tambahan Spektrum Bagi Layanan 5G
Meski demikian, tambahan frekuensi ini tidak berarti pelanggan akan langsung merasakan peningkatan layanan dalam waktu dekat. Setelah penetapan pemenang oleh Menteri, operator masih harus menjalani tahapan lanjutan sebelum spektrum tersebut dapat digunakan secara komersial.
Dalam jangka panjang, tambahan spektrum 700 MHz dan 2,6 GHz diharapkan dapat membantu operator memperluas cakupan jaringan 5G, meningkatkan kapasitas layanan di wilayah dengan trafik tinggi, serta menghadirkan pengalaman internet yang lebih stabil seiring meningkatnya kebutuhan konektivitas digital masyarakat.
Komdigi menegaskan bahwa proses seleksi ini merupakan bagian dari upaya pemerintah mengoptimalkan pemanfaatan spektrum frekuensi radio.
Tujuannya adalah meningkatkan kualitas layanan telekomunikasi seluler, memperluas pemerataan akses internet broadband, sekaligus mendukung percepatan transformasi digital di berbagai daerah di Indonesia.
FAQ Artikel
Siapa yang memenangkan alokasi terbesar untuk frekuensi 700 MHz?
PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk memimpin alokasi frekuensi 700 MHz sebesar 30 MHz dengan total nilai penawaran Rp1,06 triliun.
Berapa kapasitas frekuensi yang diperoleh Telkomsel pada pita 2,6 GHz?
Telkomsel menguasai alokasi terbesar pada pita 2,6 GHz dengan total spektrum sebesar 80 MHz.
Kapan pelanggan dapat langsung menikmati dampak dari tambahan frekuensi ini?
Layanan tidak langsung berubah secara instan. Operator seluler masih harus melewati berbagai tahapan teknis lanjutan setelah adanya penetapan resmi dari Menteri Komdigi sebelum frekuensi tersebut dapat digelar secara komersial.
Mengapa hasil lelang dinyatakan tetap dan tidak berubah?
Hasil lelang dinyatakan tetap karena hingga batas akhir masa sanggah resmi, tidak ada satu pun operator peserta yang mengajukan keberatan kepada Tim Seleksi.