Insentif EV Molor Lagi, Pemerintah Lebih Fokus Mobil Nasional

Uzone.id- Buat yang lagi nunggu insentif kendaraan listrik, perlu lebih bersabar. Karena program insentif kendaraan listrik yang awalnya digadang-gadang bakal mulai berjalan pada Juni 2026 ini harus kembali ditunda hingga bulan depan.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan penundaan insentif kendaraan listrik disebabkan oleh kesiapan koordinasi dan persiapan teknis yang dirasa belum cukup, serta belum adanya pembicaraan lebih lanjut dari pihak Menteri Koordinator (Menko).
"Mungkin persiapannya belum cukup. Dia (Menko) belum bicara sama saya, saya ingat saya sih waktu itu ditunda satu bulan. Mungkin perlu satu bulan lagi," ujar Purbaya, selepas rapat kerja dengan Badan Anggaran (Banggar), Senin (29/6/2026) dikutip dariCNBC.
Di sisi lain, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto belum bisa memastikan kapan berjalannya program tersebut karena sedang dievaluasi.
Menariknya, Airlangga menjelaskan pemerintah tengah memberikan atensi kepada pengembangan industri otomotif dalam negeri, khususnya proyek mobil nasional.
"Nanti masih dievaluasi, terutama kita sedang mempersiapkan mobil nasional," ujar Airlangga saat ditemui di Gedung Smesco, Jakarta, Senin, (29/6) dikutip dariAntara.
Sebagai informasi, program ini awalnya ditargetkan mulai berjalan Juni 2026. Pemerintah berencana memberikan insentif kepada 200 ribu kendaraan listrik, yakni 100 ribu unit untuk motor dan 100 ribu unit untuk mobil.
Khusus motor listrik, rencana terakhir subsidi yang akan diberikan Rp 5 juta per unit, sementara untuk mobil listrik masih dalam pembahasan.
Purbaya sebelumnya sempat menerangkan saat konferensi pers APBN KiTA di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Selasa (5/5/2026):
"Kira-kira untuk mobil listrik akan kita kasih berapa? 100 ribu subsidi pertama. Kalau habis, kita kasih lagi. Motor listrik juga sama, 100 ribu pertama kita akan kasih. Berapa? Rp 5 juta," terang Purbaya.
Seperti disebutkan sebelumnya, program insentif kendaraan listrik ini direncanakan bergulir pada awal Juni 2026.
Namun menjelang Juni 2026 kemarin, pemerintah memundurkan program tersebut selama satu bulan, agar bisa berjalan di Juli 2026.
Pasalnya sekarang, menjelang Juli 2026, pemerintah kembali memundurkan program insentif kendaraan listrik satu bulan lagi.
Padahal diberitakan beberapa hari lalu, diberitakan program insentif kendaraan listrik ini hanya tinggal menunuggu keputusan Presiden Prabowo Subianto.