Insiden Ban Pecah Marquez di Thailand, Michelin Ungkap Penyebabnya

pada 3 bulan lalu - by
Advertising
Advertising

Uzone.id- Marc Marquez gagal menyelesaikan MotoGP Thailand 2026 kemarin karena insiden ban belakang yang pecah saat menghantam kerb lintasan. Kini bos Michelin sebagai pemasok ban MotoGP buka suara atas insiden tersebut.

Marc Marquez memang terlihat tampil kurang tajam selama main race MotoGP Thailand 2026 kemarin. Meski start di baris depan, Marquez berada di posisi keempat saat insiden berlangsung.

Artinya pembalap bernomor 93 itu sempat turun dua posisi dari start, bahkan Marc Marquez sempat berada di posisi kelima untuk beberapa saat.

Sayangnya pada lap ke-21, Marc Marquez melebar di lintasan karena tekanan ban berkurang hingga kondisi pelek Marchesini yang digunakannya pecah.




Piero Taramasso selaku Bos Michelin mengungkapkan masalah yang dialami Marc Marquez di MotoGP Thailand 2026 itu. Menurut Taramasso ini bisa terjadi karena panas yang tinggi dan sifat kerb di sirkuit.

"Kami mengalami masalah ini sepanjang akhir pekan, banyak pelek bengkok ketika mereka kembali ke tenda kami karena sangat panas," ujar Taramasso seperti dikutip dari Crash.

Bahkan Taramasso mengungkapkan kalau insiden ini ternyata bukan hanya terjadi pada Marc Marquez saja, Jorge Martin juga mengalami hal serupa pada sesi sprint race.





"Materialnya sangat lunak dan kerbnya sangat agresif. Misalnya, kehilangan tekanan (angin) di bagian depan yang dialami Jorge Martin kemarin sama: dia menghantam kerb, roda depan bengkok dan kempes. Jorge mengalami kehilangan tekanan angin secara perlahan dan Marc kehilangan semua tekanan angin sekaligus," ungkap Taramasso sebagai pembanding.

Race Director bahkan sempat menuding Martin karena melakukan pelanggaran pada tekanan ban selama sprint race, namun hukuman dibebaskan setelah ditemukan adanya kerusakan pada roda.

Ducati MotoGP Team Manager, Davide Tardozzi, juga menyatakan hal yang sama. Marc Marquez kehilangan tekanan angin dan kerusakan pelek karena menghantam bagian kerb.




"Sayangnya, dia menabrak kerb di tikungan 4, dan peleknya pecah. Itulah sebabnya Marc kehilangan kendali, dan terpaksa berhenti. menabrak tepi tikungan dan rodanya pecah," ujar Tardozzi kepada TNT Sport.

"Kita bisa saja mengatakan itu adalah sebuah kesalahan, tetapi dia benar-benar tidak beruntung karena banyak pembalap yang keluar jalur di tikungan 4 dan tidak ada pembalap lain yang mengalami masalah serupa," lanjutnya.

Akibat insiden ini, Marc Marquez tidak mendapatkan poin dari balapan utama MotoGP Thailand 2026. Saat ini Marquez berada di posisi kedelapan klasemen dengan hanya mengantongi 9 poin saja, hasil sprint race di hari Sabtu.