Isi Pesan dan File Gmail Dipakai Buat Latih AI? Ini Kata Google

pada 7 bulan lalu - by
Advertising
Advertising

Uzone.id— Google tengahmenghadapi tuduhan yang cukup berat di media sosial dimana beberapa postingandi X menuduh bahwa Google membuat kebijakan untuk menggunakan isi Gmail,termasuk pesan dan lampiran, sebagai bahan pelatihan model AI. 

Hal ini pertama kali disampaikan oleh laporan dariMalwarebytes dimana Google secara diam-diam disebut mulai mengakses emailpribadi dan lampiran pengguna Gmail untuk melatih model kecerdasan buatan (AI)mereka, yang mengharuskan pengguna untuk keluar secara manual (opt-out) agartidak ikut serta dalam kebijakan ini.




Disebutkan pula bahwa satu-satunya cara untuk keluar dariskema tersebut adalah dengan mematikan fitur “smart features” sepertipengecekan ejaan.

Menanggapi tuduhan tersebut, Google pun menyangkal danmenyebut kalau laporan ini adalah misleading alias tidak benar.

“Laporan-laporan ini menyesatkan, kami tidak mengubahpengaturan siapa pun, fitur pintar Gmail sudah ada selama bertahun-tahun, dankami tidak menggunakan konten Gmail kalian untuk melatih model AI Gemini kami,”bantah juru bicara Google, Jenny Thomson, dikutip dari The Verge, Selasa,(25/11).




Sementara terkait pengaturan Smart Features yang dimilikiGoogle, Google sendiri sudah memberikan opsi personalisasi sehingga penggunabisa mematikan fitur-fitur tersebut untuk Google Workspace dan produk Googlelainnya (seperti Maps dan Wallet) secara terpisah satu sama lain.

Selain fitur seperti pengecekan ejaan, mengaktifkan SmartFeature Gmail juga memungkinkan pengguna bisa menautkan jadwal mereka kelayanan Google lain seperti Calendar.

Google menyebut bahwa mengaktifkan Smart Feature diWorkspace artinya pengguna setuju untuk membiarkan Google Workspace menggunakankonten dan aktivitas Workspace untuk mempersonalisasi pengalaman di seluruhplatform.

Namun, Google kembali menegaskan bahwa hal ini tidak berartimenyerahkan konten email kalian untuk digunakan dalam pelatihan AI milikGoogle, yaitu Gemini AI.