Kaleidoskop 2025: Daftar Motor yang Disuntik Mati Tahun Ini

pada 5 bulan lalu - by
Advertising
Advertising

Uzone.id- Di tahun 2025 bukan hanya produk motor baru yang banyak bermunculan, tetapi ada juga yang disuntik mati karena persaingan yang semakin ketat serta perubahan tren konsumen.

Selain itu, biasanya pabrikan menyuntik mati sebuah produk motor karena ingin fokus pada segmen yang dinilai lebih relevan, sehingga membentuk penyederhanaan lini produk.

Berikut deretan motor yang resmi disuntik mati pada tahun 2025 ini:

1. Suzuki Avenis 125

Suzuki menghentikan penjualan skutik entry-level mereka yakni Avenis 125 pada pertengahan tahun 2025. Awalnya ini diketahui lewat hilangnya produk tersebut di laman resmi Suzuki Indonesia pada Juni 2025.

Padahal Suzuki Avenis 125 terbilang baru menjajaki pasar Indonesia dalam kurun waktu yang singkat. Skutik bergaya sporty ini meluncur pada akhir tahun 2022 silam sebagai senjata baru Suzuki di segmen skutik.



Kala itu, Suzuki Avenis 125 diimpor secara utuh dari India untuk meramaikan pasar skutik Tanah Air. Meskipun diimpor utuh, namun Avenis 125 terbilang punya harga yang cukup kompetitif yakni berada di Rp29.970.000 untuk on the road Jakarta saat pertama kali diluncurkan.

dari segi dapur pacu pun Suzuki Avenis 125 cukup menarik karena menggunakan mesin 125 cc, SOHC, 1-silinder, 2-katup, berpendingin udara yang dipadukan dengan teknologi Suzuki Eco Performance yang diklaim bisa membuat motor berlari kencang namun tetap irit bahan bakar.

Dengan konfigurasi tersebut, Suzuki Avenis 125 mampu menghasilkan tenaga sebesar 8,5 dk pada 6.750 rpm dan torsinya mencapai 10 Nm yang diraih di 5.500 rpm.

2. Polytron Fox-S

Produk yang disuntik mati berikutnya adalah motor listrik Polytron Fox-S. Produk buatan Indonesia ini disuntik mati dalam kurun waktu yang cukup cepat, mengingat peluncurannya baru dilakukan pada awal tahun 2024 lalu.

Namun menjelang akhir tahun 2025, Polytron mengambil langkah baru dengan menghentikan produksi dan penjualan Fox-S di Indonesia.

Menariknya, Polytron meluncurkan penerusnya namun dengan nama yang berbeda yakni Fox 200. Spesifikasi dan fitur yang ditawarkan pun cukup berbeda dengan Fox-S, bahkan Fox 200 distrategikan sebagai motor listrik yang cocok untuk digunakan perempuan.

Sementara Fox-S punya desain yang mirip dengan Fox-R hanya saja spesifikasinya lebih kecil sehingga lebih ramah di kantong dan cocok untuk penggunaan di daerah perumahan.



Polytron Fox-S dibekali penggerak listrik berkekuatan 3.000 Watt dengan peak power hingga 4.800 Watt. Penggerak listrik tersebut didukung oleh baterai 72V 27Ah atau setara 1,94 kWh.

Dengan spesifikasi tersebut, motor listrik Polytron Fox-S mampu menembus kecepatan hingga 80 km/jam dengan jarak tempuh maksmial 70 kilometer.





3. Polytron Fox-R

Selain Fox-S, Polytron juga menyuntik mati kakaknya yakni Fox-R yang sempat menduduki puncak penjualan motor listrik di Indonesia. Sama seperti sebelumnya, Fox-R dihentikan produksinya karena Polytron meluncurkan penerusnya dengan nama yang berbeda yakni Fox 350.

Polytron Fox-R banyak diminati konsumen karena punya harga yang kompetitif dibandingkan pesaing-pesaingnya. Dengan penjualan skema sewa baterai, membuat banderol motor listrik ini menjadi sangat murah.



Bahkan saat ada subsidi, Polytron Fox-R bisa dibawa pulang konsumen hanya dengan Rp13,5 juta saja. Sementara saat tidak ada subsidi harganya mencapai Rp20,5 juta.

Polytron Fox-R dibekali motor listrik berkekuatan 3000 watt dengan baterai berkapasitas 3,7kWh sehingga mampu menghasilkan kecepatan maksimal 90km/jam dan mampu menempuh jarak 130km dalam sekali pengisian daya.





4. Yamaha Vixion R

Yamaha Vixion R menjadi produk motor yang diketahui disuntik mati pada akhir tahun 2025 ini. Model ini dihentikan produksinya karena harga yang berdekatan dengan produk lain dengan mesin yang sama.

Namun bagi yang masih berminat dengan Yamaha Vixion, pabrikan masih memproduksi dan menjual versi standarnya. Sementara versi R, sudah tidak diproduksi meskipun masih tersedia stok unitnya di dealer.

Yamaha Vixion R dengan Vixion biasa memang memiliki perbedaan, di mana varian R menggunakan mesin dengan teknologi lebih canggih yakni 155 cc dengan 4 katup dilengkapi Valve Variable Actuation (VVA).

Teknologi yang lebih canggih pada mesin membuat tenaganya berbeda cukup jauh, Yamaha Vixion R mampu menghasilkan tenaga 14,2 kW dengan torsi 14,7 Nm. Sementara Vixion biasa hanya menghasilkan tenaga 12,2 kW dengan torsi 14,5 Nm.