Kapan Mau Maju? Sudah 2025 Masih Banyak Pelanggar Aturan Lalu Lintas

pada 7 bulan lalu - by
Advertising
Advertising

Uzone.id- Zaman sudah semakin maju, tetapi pelanggaran lalu lintas masih banyak terjadi di Indonesia. Bahkan menjelang akhir tahun 2025, masih terdapat ratusan ribu pelanggar lalu lintas.

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mencatatkan dalam tiga bulan terakhir sudah terdapat 639/739 pelanggaran lalu lintas di seluruh Indonesia.

Jika dilihat dari usianya, pelanggar lalu lintas sebagian besar berusia 26-45 tahun, dari jumlah itu juga didominasi pelanggaran oleh pengguna sepeda motor.

Pelanggaran yang tercatat merupakan perhitungan antara tilang secara manual dan secara elektronik atau electronic traffic law enforcement (ETLE).



Korlantas Polri mengatakan, saat ini penindakan pelanggaran lalu lintas lebih banyak menggunakan ETLE, namun jumlah tilang manual juga masih tinggi walaupun porsinya sedikit.

"Kemarin saya sudah koordinasi dengan Dirgakkum (Direktur Penegakan Hukum). Tilang tetap bisa digunakan, tapi prosinya tetap 95 persen ETLE dan 5 persen manual, khusus wilayaj yang belum punya ETLE statis atau untuk pelanggaran yang benar-benar perlu ditilang," ujar Kabagops Korlantas Polri Kombes Pol Aries Syahbudin dikutip dari situs resmi Korlantas Polri.

Oleh karenanya, Korlantas akan memperluas jangkuan ETLE dengan menambah jumlah kamera yang terpasang di jalan, termasuk perangkat ETLE handheld di daerah yang belum memiliki kamera statis.





Agar masyarakat lebih tertib terhadap peraturan lalu lintas, Korlantas Polri akan menggelar Operasi Zebra 2025 yang serntak di sleuruh Indonesia jelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Operasi Zebra 2025 akan digelar selama 14 hari mulai tanggal 17 November mendatang sampai dengan 30 November 2025 nanti.

"Operasi ini menjadi langkah strategis untuk menciptakan kondisi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar menjelang libur Natal dan Tahun baru," dikutip dari situs resmi Korlantas.



Operasi Zebra 2025 difokuskan pada tiga sasaran utama, yaitu persiapan Operasi Lilin Nataru, tindak lanjut hasil analisis Kamseltibcarlantas tiga bulan terakhir, serta respons terhadap fenomena di masyarakat seperti maraknya balap liar.

Selain menertibkan pelanggaran seperti balap liar, Operasi Zebra 2025 juga menekankan pentingnya pendataan kegiatan melalui Sistem Informasi Satuan Operasi (SISLAOPS) Korlantas Polri.

Operasi Zebra 2025 diharapkan mampu menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas sekaligus meningkatkan disiplin masyarakat menjelang masa libur panjang Nataru.