Kaspersky Tambah Fitur Keamanan Baru, Pakai AI untuk Deteksi Bahaya

Uzone.id— Platform keamanandigital milik Kaspersky bernama SIEM(Security Information and EventManagement)menambah beberapa fitur keamanan tambahan pada aplikasi versiterbaru mereka.
Dalam versi ini,Kaspersky menambahkan mekanisme berbasis AI untuk mendeteksi potensi risikokeamanan akun serta melakukan peningkatan integritas data dan kustomisasi yanglebih baik.
“Peningkatan inisecara signifikan memperkuat ketahanan organisasi dan memastikan perlindunganyang kuat terhadap ancaman yang muncul,” kata Ilya Markelov, Kepala Lini ProdukPlatform Terpadu Kaspersky dalam keterangan yang dikutip Senin, (26/01).
Adanya peningkatan-peningkatan ini juga merupakan jawabanKaspersky akan kebutuhan perusahaan yang saat ini banyak menggunakan platformSecurity Information and Event Management (SIEM).
Kaspersky SIEM sendiri masuk dalam tiga solusi keamanansiber yang paling banyak diminati perusahaan yang berencana untuk membangunPusat Operasi Keamanan (Security Operations Center). 40 persen organisasibahkan menganggap SIEM sebagai komponen teknologi penting untuk membangundivisi keamanan siber tingkat lanjut.
Oleh karena itu, fitur-fitur ini dirancang untukmemungkinkan kemampuan deteksi ancaman tingkat lanjut dan kepatuhan lebih baikterhadap standar dan peraturan industri.
Untuk lebih lanjutnya, berikut beberapa kemampuan terbaruyang ditambahkan oleh Kaspersky:
Model sistem yang lebih fleksibel: dengan sistem baru inipengguna bisa membuat, mengkloning, dan memodifikasi peran mereka agar lebihsesuai dengan alur kerja internal dan kebutuhan organisasi.
Perusahaan nantinya bisa menyesuaikan siapa saja yang bolehdan tidak melakukan tindakan di dalam sistem, tanpa harus mengikuti aturan yangkaku. Hasilnya, sistem bisa lebih menyesuaikan cara kerja tiap organisasi,bukan sebaliknya.
“Peningkatan ini menawarkan fleksibilitas yang lebih besar,memungkinkan perusahaan untuk menyesuaikan sistem dengan struktur unik mereka,”kata pihak Kaspersky.
Correlator 2.0 Beta dan Deteksi Pencurian Akun Berbasis AI:Correlator 2.0 kini tersedia dalam mode beta dan memberikan peningkatan kinerjayang signifikan.
Tak hanya itu, Kaspersky juga menambahkan fitur canggihseperti deteksi pencurian akun berbasis AI dengan cara menganalisis aktivitaslogin, menetapkan pola dasar, dan mengidentifikasi perilaku abnormal untukmenghasilkan peringatan tepat waktu untuk potensi pelanggaran akun.
Pencadangan dan pemulihan data: fitur baru ini mendukungekspor data ke dalam file arsip yang aman dan tidak dapat diubah. Ini bertujuanuntuk melindungi data selama investigasi, audit, dan proses kepatuhan peraturansehingga memastikan data tetap tidak berubah.
Fitur pencarian di latar belakang: Proses pencarian latarbelakang ini bisa membantu pengguna untuk melanjutkan pekerjaan mereka tanpagangguan, dengan hasil pencarian tersedia yang muncul dengan cepat setelahselesai.
Kehadiran fitur-fitur ini diharapkan mampu menjadi andalanperusahaan untuk melindungi mereka di ruang digital, khususnya di kondisi siberyang semakin memanas dengan serangan yang semakin ‘menarik’.
“Di Kaspersky, komitmen berkelanjutan kami adalah untukmenyempurnakan dan memperluas kemampuan produk kami agar tetap unggul dalammenghadapi ancaman siber yang terus berkembang,” tutur Ilya.