Kecepatan Internet Indonesia Naiknya 'Nyicil', Masih Jeblok di ASEAN

Uzone.id –Kenaikan sedikit pun harus tetap dicatat sebagai peningkatan. Kecepatan internet mobile Indonesia berhasil meningkat dari bulan sebelumnya. Per Juni 2025, kecepatan internet mobile catatkan 41.24 Mbps.
Kini, berdasarkan data terbaru dari Speedtest Global Index, kecepatan internet mobile Indonesia per Juli 2025 capai 42.85 Mbps untuk download. Sementara itu, kecepatan untuk upload catatkan 15.68 Mbps.
Dengan kecepatan download tersebut, saat ini Indonesia berada di urutan ke-86 dari 104 negara yang datanya dihimpun oleh Speedtest. Jika pada urutan terbawah ada Bolivia dengan kecepatan download 14.70 Mbps, di posisi teratas ada UAE dengan 584.97 Mbps.
- Brunei: 176.83 Mbps
- Singapura: 158.59 Mbps
- Vietnam: 151.69 Mbps
- Malaysia: 150.10 Mbps
- Thailand: 117.25 Mbps
- Filipina: 58.37 Mbps
- Kamboja: 53.15 Mbps
- Laos: 42.39 Mbps
- Indonesia: 42.85 Mbps
- Myanmar -
Sementara itu, data fixed broadband yang dikeluarkan oleh Speedtest tunjukkan bahwa Singapura mampu mempertahankan posisinya dari bulan lalu. Indonesia pun sama. Keduanya sama-sama bertahan di posisi pertama dan kesembilan.
Namun, jika Singapura mengalami kemunduran, dari kecepatan fixed broadband 393.15 Mbps menjadi 386.96 Mbps, Indonesia justru mengalami kenaikan. Data per Juni 2025 kemarin tunjukkan kecepatan fixed broadband Indonesia 35.96 Mbps, yang kini telah meningkat menjadi 42.85 Mbps.
Berikut daftar lengkap kecepatan fixed boardband negara di ASEAN per Juli 2025:
- Singapura: 386.96 Mbps
- Vietnam: 250.45 Mbps
- Malaysia: 150.28 Mbps
- Thailand: 103.71 Mbps
- Brunei: 81.22 Mbps
- Filipina: 60.33 Mbps
- Kamboja: 48.99 Mbps
- Laos: 46.17 Mbps
- Indonesia: 42.85 Mbps
- Myanmar: 25.45 Mbps
Menariknya, Singapura bukan hanya pemimpin ASEAN soal kecepatan internet fixed broadband, tetapi juga pemimpin global. Daftar tersebut kemudian dilanjutkan oleh Chile dengan kecepatan 332.41 Mbps, dan Hongkong yang catatkan 324.97 Mbps.