Keliling Bandung Pakai Honda Step WGN, Konsumsi BBM Irit Banget!

pada 8 bulan lalu - by
Advertising
Advertising

Uzone.id-Yess, Honda akhirnya punya MPV boksi lagi, setelah hilangnya Honda Freed dan Odyssey. Jadi, kemunculan Step WGN merupakan bentuk kompromis Honda dalam mengakomodasi segmen ini. 

Secara kelas, Step WGN berada di atas Freed, tapi di bawah Odyssey. Jadi atas bawah bisa dirangkul dengan MPV boksi yang sekarang juga sudah semakin sempurna dengan teknologi e:HEV.




Kami pun mencoba MPV boksi ini keliling kota Bandung yang macetnya minta ampun, untuk mengetahui keunggulan utilitas dan fleksibilitas dari Step WGN, serta tentu saja mengetahui seberapa efisien konsumsi BBM-nya.

Tampilan dan dimensi



Secara tampilan, sebenarnya Step WGN cenderung main aman dengan desain boksinya yang khas. Namun, nuansa JDM masih terlihat kental di mobil ini.

Secara dimensi juga gak kecil. Panjang 4.830 mm, lebar 1.750 mm, dan tinggi 1.840 mm, dengan jarak sumbu roda 2.890 mm. 

Dimensi ini menciptakan kabin yang luas untuk penumpang dan memberikan tampilan yang modern dan fungsional untuk mobil keluarga ini. 

Nuansa kabinnya juga berkonsep modern dan berkesan nyaman. Kami suka desain kokpitnya yang futuristis, dengan layout yang terintegrasi di dasbor. Mulai dari layar sentuh, panel AC dan sejumlah fitur, sampai tombol transmisi.

Dengan begitu, kesan lega jadi terasa di bagian depan, karena tidak adanya konsul tengah. Begitu juga di bagian tengah yang menyediakan Captain Seat dengan Ottoman.

Jadi, padanan kabin luas, fitur melimpah, pintu geser, membuat Step WGN punya keunggulan dalam hal fleksibilitas.

Impresi berkendara





Sulit untuk mengharapkan MPV boksi punya diriving impression yang baik. Tapi, ini Honda! Ya, sensasi berkendara dengan Honda, mau jenis mobilnya apapun, sulit untuk gagal.

Begitu juga dengan Step WGN. Memang, limbung tidak bisa dihindari sebuah mobil boksi. Tapi pergerakan dan bantingan suspensinya seolah menyatu, yang menawarkan pengendalian dan driving impression yang khas Honda.

Apalagi, dengan padanan mesin bensin berkapasitas 2.000cc DOHC i-VTEC Atkinson Cycle bertenaga 143 PS dan torsinya 175 Nm. 


Mesin tersebut disokong oleh sistem strong hybrid e:HEV yang menghasilkan tenaga sebesar 184 PS dan torsinya 315 Nm.



Jadi, meskipun bodinya bongsor, akselarasi dari Step WGN hybrid ini tetap sangat berisi dan sama sekali gak lemot. Begitu juga dengan perpindahan antara mesin bensin dan motor listrik yang halus dan hampir tidak terasa.

Selain punya mesin kencang, dengan sistem e:HEV tersebut, membuat catatan konsumsi BBM-nya terbilang efisien banget untuk mobil sebesar ini. Di MID mobil yang kami kendarai, catatan konsumsi BBM-nya tembus 23,3 km per liter.

Fleksibilitas ruang kabinnya juara

Honda mengklaim kalau untuk urusan fungsi, Step WGN punya 100 fungsi di dalam kabinnya. Tentu saja kami tidak akan sempat menghitung dan mencari tau semua.

Tapi misalnya, mulai dari pintu geser dan pintu bagasi elektrik yang praktis, membuat akses keluar masuk penumpang jadi mudah dan proses keluar masuk barang pun mudah.



Bagasinya tetap luas meski ada kursi baris ketiga karena bagian lantai dibuat lebih dalam seperti kolam untuk menampung barang atau menampung jok belakang ketika dilipat.

Lantai bisa rata sampai baris tengah, jok bisa direbahkan maksimal jadi seperti kasur, dan masih banyak lagi yang membuat urusan konfigurasi kabin jadi lebih banyak pilihan.

Belum lagi banyaknya soket charging, meja lipat, tempat penyimpanan, laci, cup holder, sampai pengait barang, semua tersedia di dalam kabinnya.

Kesimpulan

Segmen MPV boksi memang tidak sebesar MPV pada umumnya, apalagi SUV. Tapi Honda benar-benar menawarkan Step WGN dengan value yang jauh lebih banyak.

Selain soal kebaruannya, mobil ini juga punya fleksibilitas kabin tanpa mengorbankan kemewahan dan kenyamanan. Selain itu, mau di ajak jalan ke manapun tidak khawatir harus sering-sering ke SPBU. 

Dan yang gak kalah menarik, driving impression khas Honda masih bisa dirasakan, lengkap dengan karakter akselarasi yang responsif dan manuver yang presisi.