Kolaborasi Metranet-BSI Modernisasi Koperasi Lewat Platform KoperasiGO

pada 4 bulan lalu - by
Advertising
Advertising

Uzone.id— PT. Metranetbersama dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) meluncurkan inisiatif GerakanBersama Menuju Koperasi Masa Depan Indonesia untuk mendorong koperasi-koperasidi Indonesia semakin modern dan tidak tertinggal.

Diluncurkan pada Jumat, (13/02), gerakan ini mendorongkoperasi-koperasi di Indonesia mempercepat transformasi melaluipenguatan tata kelola, integrasi sistem, dan pemanfaatan layanan keuangandigital syariah.

Faisal Yusuf selaku Direktur Bisnis Metranet mengungkapbahwa di tengah kondisi ekonomi yangchallenging,koperasi yang sehatdan profesional memiliki peran strategis dalam mewujudkan agenda trisulapembangunan yang diusung oleh Prabowo Subianto, antara lain penurunankemiskinan, peningkatan kualitas SDM, dan percepatan pertumbuhan ekonomiberkelanjutan.




“Dan di era digital ini, digitalisasi kooperasi merupakankebutuhan, kepercayaan, dan bukan sekedar tracking. Jadi memang menjadi sebuahhal yang mandatory,” ujarnya.

Adanya gerakan dan juga platform ini diharapkan akanmembantu kooperasi naik kelas dan juga semakin relevan di tengah situasidinamika bisnis saat ini.

“Kami berharap dengan transformasi yang kita jalankan di eradigitalisasi ini, kita bisa mempercepat dan mengakselerasi koperasi-koperasisupaya masuk ke sebuah kompetisi yang lebih baik lagi. Tapi tetap goals-nyaadalah kesejahteraan anggotanya,” tambahnya.

Platform KoperasiGO sendiri adalah sebuah platform yang bisadigunakan untuk mengintegrasikan tata kelola dan proses bisnis inti sepertimanajemen, simpan pinjam, pembukuan, laporan keuangan hingga pengelolaan unitusaha dalam satu platform.

“Melalui KoperasiGO, kami menghadirkan solusi manajemenkoperasi yang terintegrasi agar koperasi mampu beroperasi secara profesional,transparan, dan terkoneksi dengan ekosistem keuangan digital,” tambah Faisal.




Peluncuran gerakan nasional ini diselenggarakan diSwiss-Belinn Hotel Jakarta dan dihadiri oleh 50 koperasi lintas sektor dariberbagai wilayah di Indonesia. Hingga saat ini, sudah ada 400 koperasi diseluruh Indonesia yang sudah tergabung dan diharapkan akan terus bertambahkedepannya.

Syska Hutagalung Plt. Deputi III Kepala Staf Kepresidenanturut mengapresiasi adanya inisiatif ini. Menurutnya, gerakan ini sejalandengan arahan pembangunan ekonomi digital dan penguatan koperasi sebagai pilarekonomi rakyat. 

“Transformasi digital koperasi membutuhkan kolaborasi nyataantara sektor swasta, perbankan, dan pemerintah. Gerakan ini menunjukkan bahwadigitalisasi koperasi dapat dilaksanakan secara terstruktur dan berkelanjutanuntuk memperkuat daya saing koperasi nasional,” ujarnya.

Kementerian Koperasi juga ikut menyambut adanya gerakan inisebagai percepatan digitalisasi koperasi dalam skala nasional.

“Kami dari pemerintah khususnya Kementerian Koperasimenyambut baik (gerakan ini), karena dari jumlah koperasi yang existing padasaat ini yaitu 131 ribu, itu belum ada 10 persennya yang menggunakan digital,”kata Deputi Bidang Kelembagaan dan Digitalisasi Koperasi, Henra Saragih.

Lebih lanjut, Henra menjelaskan bahwa kehadiran KoperasiGOini telah menginisiasi gerakan digitalisasi tersebut. 

“Kalau tidak salah saat ini anggotanya ada 400 koperasi dantersebar di seluruh Indonesia. Nah ini kita harapkan kolaborasi yang dilakukanselama ini bisa ditingkatkan sehingga bisa semakin maksimal,” tuturnya.