Komdigi Luncurkan ‘Dara’, Layanan untuk Cegah Anak Kecanduan Game
Uzone.id— KementerianKomunikasi dan Digital resmi memperkenalkan layanan Dara (Digital AddictionResponse Assistance) sebagai solusi untuk membantu orang tua yang khawatirterkait tingkat kecanduan game pada anak-anak.
Layanan ini diperkenalkan langsung oleh Menteri KomdigiMeutya Hafid sebagai ruang konsultasi yang aman dan privat bagi anak maupunkeluarga yang menghadapi persoalan adiksi digital.
"Para orang tua tentu sangat terusik dengan kondisiini. Di satu sisi, kita tahu game bisa memicu kreativitas, sehingga kita tidakmenutup industri game, Namun di saat bersamaan, negara harus hadir membantuanak-anak kita yang terpapar adiksi," ujar Meutya, Jumat, (27/02).
Layanan ini hadir dalam bentuk platform online dan daripantauan Uzone.id, saat ini masih dalam versi beta.
Tak hanya itu, agak semakin mudah diakses, layanan ini jugabisa diakses melalui layanan konsultasi WhatsApp Indonesia Game Rating System(IGRS) di nomor 0811806860.
Peluncuran platform konsultasi ini mendapat dukungan dariKementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA). MenteriPPPA, Arifah Fauzi, menegaskan bahwa adiksi pada game tidak bisa dipandangsekadar sebagai bentuk kenakalan anak.
Menurutnya, kondisi tersebut merupakan sinyal bahwa anak dankeluarga membutuhkan pendampingan yang tepat.
“Dara ini penting karena menempatkan keluarga sebagai gardaterdepan. Ketika orang tua mendapatkan panduan yang praktis dan tidakmenghakimi, keluarga akan lebih mampu menjaga keseimbangan. Anak tetap dapatmenikmati gim secara sehat tanpa mengorbankan haknya,” kata Arifah.