Komdigi Pastikan Ruang Digital Sehat Usai Ricuh TikTok Live

Uzone.id– Huru-hara TikTokLive yang sempat ditangguhkan selama kurang lebih 3 hari menjadi sorotan utamawarga Indonesia (dan pemerintah) selama beberapa waktu terakhir.
Penangguhan ini kabarnya dilakukan secara sukarelaoleh pihak TikTok karena meningkatnya kekerasan dalam aksi unjuk rasa diIndonesia.
Pasca diaktifkan kembali pada 2 September 2025, KementerianKomdigi kembali menegaskan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan berbagaiplatform digital agar menciptakan ekosistem digital yang sehat, aman danbermanfaat.
Salah satu yang menjadi fokus Komdigi adalah memastikankegiatan ekonomi masyarakat di ruang digital tetap berlangsung, termasuk denganmemanfaatkan fitur-fitur yang ada di platform digital seperti fitur livestreaming yang sering digunakan untuk berjualan.
“Fitur-fitur yang ada dapat terus dimanfaatkan untukmendukung aktivitas ekonomi. Ke depan, kita akan mendiskusikan bagaimanapemanfaatannya dapat dilakukan secara aman, baik bagi UMKM maupun bagimasyarakat umum,” kata Nezar Patria, Wakil Menteri Komdigi dalam keterangannya,Selasa, (02/09).
Pasca adanya putusan TikTok dalam membatasi fitur live–danplatform lainnya yang ikut memperketat konten karena aksi demonstrasi diIndonesia, pemerintah menegaskan harus adanya keseimbangan antara kebebasanberekspresi dan keselamatan masyarakat dalam penggunaan media sosial.
Nezar menyebut bahwa Komdigi akan berkolaborasi denganplatform media sosial terkait hal tersebut, termasuk pengawasan padakonten-konten yang dinilai provokatif.
“Konten yang bersifat provokatif, menganjurkan pembakaran,bahkan mengarah pada tindakan kekerasan, harus diwaspadai,” jelas Nezar.
Sebagai penutup, Nezar kembali menegaskan bahwa masyarakatdipastikan bisa beraktivitas dengan aman di ruang siber, sekaligus mendorongpemanfaatan teknologi bagi pertumbuhan ekonomi nasional, khususnya UMKM.
Sebelumnya, baik Komdigi maupun pihak TikTok menjadi sorotankarena melakukan pemblokiran akses secara sementara pada fitur TikTok Live ditengah aktivitas demonstrasi yang semakin meningkat.
“Sehubungan dengan meningkatnya kekerasan dalam aksi unjukrasa di Indonesia, kami mengambil langkah-langkah pengamanan tambahan untukmenjaga TikTok tetap menjadi ruang yang aman dan beradab,” kata Juru BicaraTikTok saat dihubungi Uzone.id, Sabtu malam, (30/08).
Oleh karena itu, TikTok pun secara sukarela melakukanpenangguhan atau suspend pada fitur Live yang banyak digunakan oleh masyarakatIndonesia, baik itu untuk hiburan hingga untuk berbagi informasi secaralangsung.