Komdigi Siapkan Sistem Khusus buat Cegah Scam Online Rp4,6 T

Uzone.id—PemerintahIndonesia khususnya OJK telah resmi meluncurkan Indonesia Anti-Scam Centre(IASC) pada November 2024 lalu untuk memberantas aktivitas penipuan digital dikalangan masyarakat Indonesia.
Dalam Konferensi Pers Kampanye Nasional Berantas Scam danAktivitas Keuangan Ilegal di Jakarta Selatan, Menteri Komdigi, Meutya Hafidmengklaim bahwa kehadiran IASC ini telah mencegah potensi kerugiankarena penipuan keuangan online hingga Rp4,6 triliun.
Tak hanya itu, IASC juga disebut telah menerima 225 ribulaporan masyarakat, memblokir 71 ribu rekening terkait aktivitas ilegal danbahkan menyelamatkan dana publik sebesar Rp349,3 miliar.
Ini menjadi bagian dari strategi Komdigi bersama pemangkulainnya untuk memutus akses situs yang merugikan masyarakat.
Bersamaan dengan ini, Komdigi juga menegaskan akan terusmelakukan pemutusan akses terhadap situs atau konten yang terindikasi melakukanaktivitas scam.
Tak hanya menyediakan platform pengaduan dan sistempemblokiran, Komdigi terus mengingatkan masyarakat agar tetap sadar dan turutmelindungi diri dari penipuan di ruang digital.
Meutya turut menyorot kolaborasi antara pemerintah,masyarakat, industri fintech, lembaga keuangan, dan media. Khususnya masyarakatuntuk ikut melaporkan tindak kejahatan penipuan atau scam kepada IASC.
"Kalau ada yang terkena scam, tolong segera melapor.Sesuai arahan Presiden, kami akan berkolaborasi dan menangani dengancepat," ujarnya.
Bagi masyarakat yang ingin melaporkan tindakan penipuan,kalian bisa membuka situs IASC melalui situs resmiIASC OJK.