Korlantas: Angka Kecelakaan Turun Selama Libur Nataru 2025/26

Uzone.id- Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mencatatkan hasil positif dalam pelaksanaan Operasi Lilin 2026 yang digelar selama momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Salah satunya adalah angka kecelakaan yang turun signifikan.
Berdasarkan evaluasi arus mudik dan balik libur Nataru, angka fatalitas kecelakaan lalu lintas menurun jika dibandingkan periode sebelumnya.
Kepala Korlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho mengatakan penurunan terlihat dari hasil analisis dan evaluasi selama operasi berlangsung.
Bahkan jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas berhasil turun di angka 27,12 persen. Penurunan ini juga sejalan dengan turunnya jumlah kecelakaan lalu lintas yang sebesar 7 persen.
Meskipun diklaim turun, namun tidak ada data resmi yang dipublikasikan mengenai jumlah korban meninggal dan jumlah kecelakaan lalu lintas selama periode Nataru 2025/2026.
"Peristiwa jumlah kecelakaan itu turun 7 persen. Oleh sebab itu, baik itu jalan tol, arteri, tempat penyebrangan, termasuk tempat-tempat perayaan tahun baru, tempat-tempat ibadah, dan tempat-tempat wisata cukup aman dan terkendali," ujar Agus dalam keterangan resmi.
Agus mengatakan, penurunan korban kecelakaan dan kecelakaan lalu lintas menurun berkat arus lalu lintas yang terkendali. Dirinya juga meyakini rekayasa arus lalu lintas jadi skema yang tepat untuk mengurai kemacetan.
“Jalan tol terkendali, jalan arteri juga terkendali, jalan-jalan yang menuju tempat-tempat wisata juga terkendali. Sekenario daripada rencana manajemen lalu lintas sudah dilaksanakan dengan baik,” jelasnya.
Direktur Utama PT Jasa Marga Rivan Achmad Purwanto mengatakan kini arus balik Nataru 2025/2026 diklaim telah melandai dan dapat dikendalikan.
"Pergerakan masyarakat dari Trans Jawa menuju Jakarta sudah lancar, landai termasuk di titik pertemuan di kilometer 66 juga sudah landai," ungkap Rivan.
Terakhir, Rivan menyebut selama Operasi Lilin ini pergerakan masyarakat tertinggi terjadi pada 20 Desember dengan jumlah sekitar 189.000. Kemudian tertinggi kedua puncaknya di tanggal 24 Desember sebanyak 201.000.
“Nah pada prediksi masuk yang penting hari ini bahwa diperkirakan masuk itu 2,8 dan sampai dengan shift 1 ini sudah mencapai 2,7 juta artinya ini sudah mencapai 94 persen,” pungkasnya.