Lebih Murah dari BYD Atto 1, Wuling Aishang Bakal Masuk RI?

Uzone.id-Wuling melalui sub-brand Aishang membuat gebrakan dengan meluncurkan mobil listrik murah--bahkan lebih murah dari BYD Atto 1. lalu, bagaimana peluang mobil listrik ini masuk ke Indonesia?
Aishang sendiri merupakan sub-brand dari Wuling yang khusus untuk menawarkan mobil-mobil yang menjangkau anak muda dengan harga yang murah.
Kalau nantinya Aishang 100C masuk ke Indonesia, tentu saja bakal jadi angin segar, terutama bagi anak-anak muda yang ingin sebuah mobil listrik murah, tapi stylish dan fungsional.
Lalu bagaimana peluangnya untuk hadir di Indonesia?
Danang Wiratmoko, Product Communication Manager Wuling Motors, mengatakan, potensi Aishang untuk hadir di Indonesia sebenarnya hampir tidak ada, karena berbeda manajemen walau di satu payung grup besar yang sama.
"Tidak akan masuk Indonesia, karena beda. Managementnya beda, ibaratnya Aishang itu saudara jauh kita. Kita disini kan SGMW, nah mereka cuma W nya saja, jadi beda," ujar Danang ketika berbincang denganUzone.id
SGMW sendiri merupakan singkatan dari SAIC-GM-Wuling Automobile Co., Ltd, yang juga jadi payung Wuling Motors di Indonesia.
Selain itu, Danang mengatakan, Wuling di Indonesia juga sudah mempunyai Air ev yang juga bisa masuk di kategori yang sama, mobil listrik fungsional dan praktis dengan harga jual yang terjangkau.
Aishang A100C adalah mobil urban kecil dengan dimensi panjang 3.285 mm, lebar 1.708 mm dan tinggi 1.550 mm dengan jarak sumbu roda 1.980 mm.
Mobil ini menawarkan tampilan yang menawan dengan garis-garis halus, pilar yang dihitamkan, dan penutup roda yang aerodinamis.
Secara tampilan, Aishang A100C mengadopsi desain yang unik dan serba membulat. Khas mobil perkotaan China, mobil ini hadir dengan warna-warna nyentrik.
Fitur A100C lainnya termasuk gagang pintu konvensional, intake udara di bumper depan, dan lampu belakang melingkar.
Interior mobil ini mengadopsi layar sentuh mengambang (floating touchscreen) dan panel instrumen LCD. Tuas persneling terletak di belakang kemudi.
Mobil listrik ini tidak memiliki konsol tengah sehingga ruang antara pengemudi dan penumpang lebih luas.
A100C juga memiliki kontrol AC fisik dan empat kursi dengan sandaran kepala terintegrasi. Bagasi mobil ini berkapasitas 106 liter sebagai standar. Dengan kursi belakang dilipat, volumenya mencapai 882 liter.
Aishang A100C memiliki motor listrik tunggal di gardan belakang bertenaga 35 kW dan torsi 83 Nm. Mobil ini ditenagai oleh baterai LFP buatan China dengan kapasitas 17,65 kWh. Sekali cas sampai penuh, diklaim mobil ini bisa melaju sejauh 220 km (CLTC).
Aishang A100C tersedia dalam empat varian. Harganya cukup murah. Varian terendahnya dijual dengan harga Rp 90 jutaan di China.