Luhut Dapat Tugas Baru dari Prabowo, Percepat GovtechBerbasis AI

Uzone.id—Pascamendapat jabatan sebagai Stafsus Presiden RI Prabowo Subianto, Luhut BinsarPandjaitan kembali ditunjuk untuk menjabat sebagai Ketua Komite PercepatanTransformasi Digital Pemerintah pada Selasa, (26/08).
Penunjukkan ini tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres)Nomor 83 Tahun 2025 tentang Komite Reformasi Digital Pemerintah.
Bersama dengan Luhut, akan ada dua wakil yang mendampinginyadalam tugas tersebut, yaitu Ibu Menteri PANRB dan Menteri Komdigi Meutya Hafid.
“Ada dua srikandi yang ngawas, pengawal mungkin maksudnya,juga supaya betul-betul program ini berjalan,” katanya dalam konferensi pers,Selasa (26/08).
Memimpin langsung rapat perdana Komite PercepatanTransformasi Digital, Luhut bersama para wakil ketua menegaskan Komite akanmenjalankan arahan Prabowo Subianto untuk mempercepat digitalisasi layananpublik dengan memanfaatkan teknologi kecerdasan artifisial (GovTech AI).
Menurut Luhut, penerapan GovTech berbasis AI diprediksi bisameningkatkan efisiensi anggaran secara signifikan melalui efisiensi birokrasidan digitalisasi layanan publik, bahkan efisiensi ini bisa mencapai Rp400triliun.
“Potensi efisiensi diperkirakan mencapai Rp350-400 triliunyang akan membantu pemerintah menekan defisit anggaran hingga tahun 2026,” kataLuhut.
Selain mempercepat penerapan GovTech, komite ini jugamemiliki tugas lain. Meutya Hafid selaku Wakil Komite berperan untuk menanganibidang infrastruktur digital, aplikasi digital, koordinasi data digital.
Ia juga memiliki tugas untuk koordinasi keamanan siberbersama Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), dalam rangka mewujudkantransformasi digital di sektor pemerintah.
Sementara itu, Meutya menyebut Kemkomdigi juga akan ikutmengawal hal-hal teknis yang dibutuhkan untuk menerapkan GovTech AI tersebut.