Malaysia Buka Akses Grok AI Pasca Diblokir, Indonesia Kapan?

Uzone.id— Malaysia akhirnyamembuka akses Grok AI pada Jumat, (23/01) setelah kurang lebih dua pekanditangguhkan. Melansir dari Reuters, pemuluhan akses ke Grok dilakukan NegeriJiran tersebut setelah X menerapkan beberapa keamanan tambahan.
Pencabutan pemblokiran tersebut disampaikan oleh regulatorkomunikasi Malaysia setelah X dianggap mematuhi keinginan Malaysia soalkeamanan di platform AI mereka.
Sayangnya, tidak dijelaskan lebih detail bagaimanakesepakatan X dan pemerintah Malaysia ini dilakukan dan keamanan apa saja yangditerapkan oleh X dalam chatbot AI-nya tersebut.
Tindakan ini dilakukan Malaysia setelah pada pertengahanbulan Januari kemarin mereka memblokir akses ke Grok, mengikuti langkahIndonesia sebagai negara paling awal yang menindak Grok AI.
Aksi ini diambil sebagai kritik tegas pemerintah terhadapGrok AI yang marak disalahgunakan untuk membuat dan mempublikasikangambar-gambar bermuatan seksual dari orang lain, termasuk anak-anak danperempuan.
Sementara itu, Indonesia sendiri masih memblokir akses situsweb dan aplikasi Grok AI hingga saat ini. Sebelumnya, Komdigi resmi melakukanpemutusan akses sementara terhadap aplikasi Grok pada 10 Januari 2026 lalukarena adanya praktik deepfake nonkonsensual di platform mereka.
Hal ini dianggap sebagai pelanggaran serius terhadap hakasasi manusia, martabat, serta keamanan warga negara di ruang digital.
Kementerian Komunikasi dan Digital juga juga telah memintaPlatform X untuk segera hadir guna memberikan klarifikasi terkait dampaknegatif penggunaan Grok.
Laporan terakhir menyebut bahwa pihak X telah menghadap kepihak Komdigi dan bersedia untuk melakukan perbaikan dan penyesuaian teknissesuai dengan ketentuan yang berlaku di Indonesia.
Namun, hingga saat ini, Komdigi belum memberikan informasilanjutan mengenai nasib situs dan aplikasi Grok AI di Indonesia. Sementara itu,Grok AI sendiri masih bisa digunakan melalui aplikasi X.