Mendadak Masuk Grup Chat Penipuan? WhatsApp Siapkan Fitur Ini

pada 10 bulan lalu - by
Advertising
Advertising

Uzone.id— Laporan terbarudari WhatsApp menemukan adanya jaringan penipuan online lintas negara yangmenargetkan pengguna WhatsApp hampir di seluruh dunia–termasuk di Indonesia.Hingga 2025 ini, WhatsApp telah memblokir 6,8 juta akun WA yang terindikasimasuk dalam jaringan penipuan online.

Melihat banyaknya akun-akun yang melakukan aktivitas ilegaldi platformnya, WhatsApp pun meluncurkan fitur untuk membantu pengguna(setidaknya) terhindar dari niat jahat pelaku penipuan.

Dirilis pada Rabu, (06/08), WhatsApp menambahkan fitur barudan lapisan keamanan yang mendukung teknologi machine learningdalammendeteksi dan memblokir akun penipuan secara massal.



“Kami menghadirkan beragam fitur perlindungan, seperti kartukonteks, kemudahan dalam memblokir dan melaporkan pesan mencurigakan, fituruntuk heningkan penelepon tak dikenal, serta pengaturan privasi yang memberiAnda kendali atas siapa saja yang dapat menambahkan saya ke grup,” kataWhatsApp dalam keterangan resmi yang diterimaUzone.

Salah satu fitur keamanan yang dirilis WhatsAp adalahpemberitahuan keamanan yang akan muncul ketika pengguna dimasukkan ke grup chatoleh orang yang bukan bagian dari kontak pengguna.


Nantinya, pengguna akan mendapat informasi mengenai gruptersebut seperti siapa yang memasukkan pengguna ke grup, siapa saja yang satukontak dengan pengguna dan lainnya.

Selain itu, pengguna juga akan mendapat reminder ketikamasuk ke grup. Tak hanya itu, pengguna juga dapat langsung keluar dari gruptanpa perlu membuka percakapan.




“Notifikasi akan dibisukan secara otomatis hingga penggunamemilih untuk tetap berada di grup,” tambah WhatsApp.

Tak hanya grup chat, WhatsApp juga tengah mengembangkanperingatan saat pengguna mengirimkan pesan ke seseorang yang tidak ada dalamdaftar kontak.

“Melalui peringatan ini, kami menyertakan informasi tambahantentang penerima pesan agar kalian bisa lebih berhati-hati sebelum melanjutkanpercakapan,” tulis WhatsApp.

Tak hanya fitur, WhatsApp juga menyarankan pengguna agartetap berhati-hati di WhatsApp. Salah satunya adalah dengan memeriksapengaturan privasi akun, menggunakan verifikasi dua langkah, melaporkanakun-akun yang mencurigakan serta mengunduh aplikasi resmi agar menjagakeamanan akun.