Metaverse Makin Terperosok, Meta Pangkas 1.500 Karyawan

pada 5 bulan lalu - by
Advertising
Advertising

Uzone.id— Meta dikabarkanakan memangkas ratusan karyawan mereka di awal tahun 2026 ini. Kali ini, divisiyang menjadi korban adalah karyawan dari divisi Reality Labs, divisi yangmerancang metaverse. 

Dikutip dari Reuters, Selasa, (13/01), menurut orang dalamMeta yang enggan disebutkan identitasnya, pemangkasan ini akan berdampak pada10 persen karyawan dari divisi tersebut.

Reality Labs sendiri memiliki 15 ribu karyawan, jika dilihatdari jumlah tersebut maka sebanyak 1.500 karyawan kemungkinan akan terdampakdari pemangkasan tersebut.




Unit metaverse kabarnya akan menjadi yang paling terdampakdalam pemangkasan seiring dengan bergesernya fokus perusahaan yang saat initerus mengedepankan produk-produk berbasis AI.

Keberadaan metaverse yang sempat dielu-elukan Meta dan jadiproyek ambisius Mark Zuckerberg tersebut kini hampir tidak pernah terdengarlagi setelah menghabiskan lebih dari USD60 miliar sejak 2020.

Meskipun Meta kesulitan dalam menjual visinya tentang sebuahdunia digital yang imersif dan saling terhubung, tapi Meta tetap mempertahankandivisi tersebut berkat  kesuksesan kacamata pintar milik mereka.




Reality Labs telah memproduksi headset realitas campuranMeta Quest, kacamata pintar yang dikembangkan bersama EssilorLuxottica(ESLX.PA), Ray-Ban, dan kacamata realitas lainnya.

Di tengah kondisi metaverse yang mandeg dan tak diketahuinasibnya, Zuckerberg sekarang punya ambisi lain yaitu AI. Awal tahun laluZuckerberg resmi mengumumkan investasinya untuk mengembangkan Meta AI. 

Gak tanggung-tanggung, dana yang digelontorkan mencapaiUSD65 juta atau sekitar Rp1.055 triliun untuk membangun data center dengankapasitas 2 GW atau gigawatts.