Modus Penipuan Tembus Rp476 M, Indosat Bikin 'Satpam AI' Khusus

pada 10 bulan lalu - by
Advertising
Advertising

Uzone.id –Laporan Adia Scam Report 2024 dari Global Anti-Scam Alliance (GASA) menunjukkan sebanyak 65 persen masyarakat Indonesia menerima upaya penipuan setiap minggunya. Jenis penipuan yang diterima pun beragam, mulai dari pesan teks phishing, tawaran kerja palsu, hingga skema investasi bodong.

Di sisi lain, laporan dari Indonesia Anti-Scam Center (IASC) mencatat kerugian masyarakat akibat penipuan transaksi keuangan telah mencapai Rp476 miliar. Melihat kondisi tersebut, keamanan digital menjadi kebutuhan yang semakin krusial.





Menanggapi hal ini, Indosat memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk menangkal spam yang kerap menjadi pintu masuk kejahatan digital.

Sebagai langkah nyata, Indosat Ooredoo bekerja sama dengan Komdigi meluncurkan fitur Anti-Spam dan Anti-Scam, sebuah solusi berbasis AI yang dirancang untuk melindungi pengguna dari berbagai ancaman di ranah digital.

Fitur Anti-Spam dan Anti Scam Indosat bekerja secara otomatis dan real-time untuk mendeteksi pengirim pesan atau penelepon mencurigakan, menyaring potensi ancaman, serta memberikan peringatan kepada pelanggan.

Teknologi ini dikembangkan di atas pondasi Alvolusi5G yang merupakan kombinasi kecanggihan AI dengan jaringan 5G milik Indosat.






Dengan kemampuan pemrosesan langsung di jaringan (on-network) fitur ini tidak memerlukan perangkat canggih atau koneksi premium sehingga dapat diakses oleh semua kalangan.

“Saya berharap inisiatif AI for all ini dapat menjadi role model bagi pelaku di industri digital dalam memanfaatkan teknologi untuk perlindungan digital. Ini adalah bukti bahwa korporasi antar pemerintah dan swasta didukung oleh teknologi canggih adalah kunci untuk menciptakan ekosistem digital yang bertolak, aman dan berkelanjutan," ungkap Nezar Patria dalam acara AI Untuk Kita Semua: Lindungi Indonesia dari Spam dan Scam, (7/8).

Peluncuran fitur Anti-Spam dan Anti-Scam ini berkolaborasi dengan Tanla, mitra teknologi AI, dan didukung oleh kolaborator global seperti Mastercard, GSMA, dan GASA. Dengan semangat gotong royong, Indosat bersama para mitra berkolaborasi untuk menanggulangi permasalahan spam dan scam di Indonesia.

“Dibangun di atas Sovereign AI Factory milik Indosat yang didukung GPU NVIDIA Blackwell tercanggih, solusi ini memperkuat kemampuan Indonesia dalam menghadapi spam dan scam secara real-time, memperkokoh ketahanan digital bangsa dan membangun kepercayaan masyarakat terhadap dunia digital," ungkap Vikram Sinha - Presiden Director & CEO Indosat Ooredoo Hutchison.