MotoGP Mandalika Merugi Rp347 Miliar Sejak 2022, Mau Dilanjutin?

pada 2 bulan lalu - by
Advertising
Advertising

Uzone.id- Kemegahan setiap penyelenggaraan MotoGP di Sirkuit Mandalika, ternyata tidak seindah kelihatannya. Nyatanya sejak digelar tahun 2022, MotoGP Mandalika sudah merugi hingga ratusan miliar.

Dikutip dariBloomberg, kerugian ini diketahui oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Terungkap kalau balap internasional di Sirkuit Mandalika menimbulkan kerugian besar bagi PT Pengembangan Pariwisata Indonesia alias ITDC.

BPK mencatat, penyelen ggaraan event selama beberapa musim terbukti tidak mampu menghasilkan keuntungan, sebaliknya justru membebani keuangan perusahaan.

MotoGP Mandalika sendiri sudah digelar sebanyak 3 kali atau 3 musim dalam periode yang diperiksa BPK dari tahun 2022 hingga 2024.




"Penyelenggaraan event MotoGP dan World Superbike (WSBK) selama tiga musim rugi sebesar Rp347.444.307.552,59," tulis BPK dalam laporannya.

Kerugian ini bisa terjadi karena realisasi biaya penyelenggaraan event yang melampaui anggaran yang telah direncanakan dalam rencana kerja perusahaan.

Ditambah lagi adanya berbagai komponen biaya lain seperti hosting fee, operasional penyelenggaraan, serta berbagai kebutuhan logistik event yang cukup membebani perusahaan.





Ada juga soal denda yang harus ditanggung akibat penghentian kontrak penyelenggaraan World Superbike.

"ITDC harus menanggung denda atas early termination kontrak WSB sebesar EUR 22.187.197,32 atau setara Rp373.883.561.942,46," lapor BPK.

Besarnya denda menjadi tekanan terhadap kondisi keuangan perusahaan yang sejak beberapa tahun terakhir telah mengalami penurunan kinerja.




Di sisi lain, BPK juga menemukan realisasi biaya penyelenggaraan balap internasional tersebut melampaui anggaran yang telah direncanakan sebelumnya.

Kondisi ini tentu menunjukkan lemahnya perencanaan serta pengendalian biaya dalam pelaksanaan event berskala global tersebut.

BPK menyimpulkan pengelolaan event balap internasional di Mandalika perlu diperbaiki agar tidak terus menerus menjadi sumber kerugian perusahaan BUMN yang mengelola kawasan pariwisata di sana.

Jika seperti ini keadaannya, apakah ajang MotoGP Mandalika akan diberhentikan? Atau akan tetap berlangsung? Tunggu berita selanjutnya ya.