Mulai Hari Ini, Jajan di China Tinggal Scan Pakai QRIS

pada 2 bulan lalu - by
Advertising
Advertising

Uzone.id– Setelah diuji cobapada Agustus tahun lalu, QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) CrossBorder akhirnya sudah bisa digunakan di China pada 30 April 2026.

Itu artinya, wisatawan RI yang berkunjung ke kota-kota diChina sudah bisa bertransaksi di toko-toko China hanya dengan menggunakan QRIStanpa perlu mengkonversi mata uang Rupiah ke Yuan.

Pihak Bank Indonesia mengatakan kalau peluncuran QRISantarnegara di China ini menjadi bagian penguatan implementasi digitalisasisistem pembayaran untuk mendukung akselerasi ekonomi dan keuangan digitalIndonesia.




“Jadi pada dasarnya baik dari aspek teknis maupun aspekbisnis ini sudah siap untuk diimplementasikan jadi nanti istilahnya tanggal 30kita akan gunting pita," kata Deputi Gubernur BI Filianingsih Hendarta,dikutip dari berbagai sumber.

Sementara itu, setelah dilakukan uji coba secara terbatas(sandboxing) beberapa bulan terakhir, Bank Indonesia mencatat bahwa volumetransaksi QRIS Cross Border di China mencapai 1,64 juta transaksi dengannominal mencapai Rp556 miliar.




"Kami melihat antusiasme dalam uji coba ini sangatbesar. Ini baru (tahap) sandboxing, baru uji coba. Jadi nanti pada saatlaunching ini mudah-mudahan akan lebih tinggi lagi," tambahnya.

Implementasi di China sendiri akan melibatkan infrastrukturdari dua belah pihak, termasuk 16 lembaga perbankan dan 8 lembaga non-bank dariIndonesia dan 19 lembaga keuangan dari China.

Dengan adanya konektivitas ini, Bank Indonesia berharap QRISbisa mempermudah transaksi antarnegara ini khususnya bagi UMKM dan jugapariwisatawan agar semakin mudah dalam melakukan transaksi.

Tahun ini, BI menargetkan sistem pembayaran QRIS CrossBorder diharapkan bisa digunakan di delapan negara lainnya termasuk di China,Arab Saudi dan India. Saat ini sendiri QRIS sudah bisa digunakan di Singapura,Thailand, Malaysia, Jepang, dan Korea Selatan.