OpenAI Lagi Buka Lowongan Kerja Bergaji Rp9,2 Miliar, Ini Tugasnya

Uzone.id— Bos OpenAI SamAltman menutup tahun 2025 ini dengan melakukan sebuah ‘misi’ mencari karyawanbaru yang ingin digaji dengan jumlah fantastis. Tapi, gaji fantastis ini tidakdatang dengan cuma-cuma, karena tentunya ada tugas besar yang menunggu ketika posisitersebut terisi.
Gak tanggung-tanggung, Sam Altman menyiapkan gaji sekitarUSD550 ribu atau sekitar Rp9,2 miliar per tahunnya serta saham perusahaan untukmerekrut siapapun yang ingin mengisi posisi sebagai ‘Head of Preparedness’ diOpenAI.
Dengan gaji segitu, Altman pun gak memungkiri kalau tugasyang nantinya diemban akan bikin stress dan penuh tekanan.
“Ini akan menjadi pekerjaan yang penuh tekanan dan kalianakan langsung terjun ke situasi yang ekstrem semenjak awal masuk,” kata Altman,dikutip dari Fortune, Selasa, (23/12).
Apa sih tugasnya?
Altman mencari sosok yang tepat dan mampu mengurangiberbagai dampak negatif yang ditimbulkan oleh produk-produk mereka sepertiChatGPT hingga Sora. Ia ingin karyawan ini bisa mengurangi dampak kesehatanmental pengguna saat menggunakan produk mereka serta ikut menjaga keamanansiber platformnya.
Upaya OpenAI untuk merekrut eksekutif keamanan ini terjadidi tengah meningkatnya kekhawatiran OpenAI tentang risiko AI terhadapoperasional dan reputasi mereka.
Sebuah analisis terhadap laporan tahunan Komisi Sekuritasdan Bursa (SEC) oleh perusahaan AlphaSense menemukan bahwa dalam 11 bulanpertama tahun ini, 418 perusahaan mengalami kerusakan reputasi karena faktorrisiko AI.
Risiko yang mengancam reputasi ini termasuk dataset AI yangmenampilkan informasi bias atau mengancam keamanan.
“Model-model AI berkembang dengan cepat dan kini mampumelakukan banyak hal hebat, tetapi mereka juga mulai menimbulkan beberapatantangan nyata,” kata Altman dalam posting media sosialnya.
Ia melanjutkan, “Jika kalian ingin membantu dunia memahamicara memberdayakan para ahli keamanan siber dengan kemampuan terdepan sambilmemastikan tidak ada penyerang yang menyalahgunakannya, membuat seluruh sistemjadi lebih aman, silahkan pertimbangkan untuk melamar.”
Mantan kepala persiapan OpenAI, Aleksander Madry,dipindahkan tahun lalu ke peran yang berkaitan dengan penalaran AI, dengankeamanan AI sebagai bagian terkait dari tugasnya.
Sebelumnya, OpenAI harus melepas Head of Preparedness merekayaitu Aleksander Madry pada tahun lalu karena ia lebih cocok pada jabatanlainnya di OpenAI. Oleh karena itu, sekarang mereka mencari sosok baru yanglebih sesuai dengan tugas dan ekspektasi perusahaan.
Jika kalian merasa jadi sosok yang tepat, gak ada salahnyauntuk mencoba. Sepertinya OpenAI terbuka untuk semua kalangan dari semuanegara, lagi pula dengan gaji sebesar itu, siapa sih yang gak mau?