Pasar HP Makin Ramai, Ini 5 Brand yang Masuk Indonesia di 2025

pada 1 tahun lalu - by
Advertising
Advertising

Uzone.id-Pasarsmartphonedi Indonesia makin ramai saja. Gak tanggung-tanggung, ada 5 merek ponsel yang masuk ke Indonesia tahun ini, baik yang baru masuk pasar maupun yangcomebacksetelah sempat menghilang. 

Nama-nama mulai dari Honor hingga Nothing, kini ikut meramaikan persaingan ponsel di kelasentry, menengah, hinggaflagshipdi Indonesia, melawan merek-merek yang sudah lama eksis, dari Apple, Samsung, Xiaomi, Oppo, Realme, hingga Vivo.

Honor


Awal tahun 2025, Honor mengumumkancomeback-nya ke Indonesia. Gak tanggung-tanggung, ekosistem produk lengkap langsung diluncurkanbrandasal China ini di pasar dalam negeri. Total, ada 8 perangkat yang sebelumnya tersedia di pasar global yang kini diboyong ke pasar Indonesia.

Ada ponselflagshipHonor Magic V3, kemudian kelas menengah ke atas Honor 200 Pro, dan ponsel kelas menengah yang tahan banting, Honor X9c. Honor juga bawa laptop MagicBook Art 14, serta dua tablet Honor Pad 9 dan Pad X8a ke Indonesia.



Bukan cuma itu, Honor juga mengumumkan Honor Watch 5 dan TWS Earbuds X7 Lite. Keseriusan Honor belum cukup, lantaranbrandini juga bersiap meluncurkan beberapa produk lainnya di Indonesia, tak terkecuali Honor 400 Series yang sudah mengantongi sertifikasi TKDN dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin) beberapa waktu lalu.

Motorola


Tak berselang lama dari kehadiran Honor di Indonesia, Motorla juga umumkancomeback-nya. “Hello, Indonesia! Apa kabar?”, begitu sapaan akun Instagram resmi Motorola Indonesia kepada konsumen tanah air.

Ponsel pertama yang mereka bawa memang bukan Razr, melainkan Moto G45 5G yang dibanderol dengan harga tak lebih dari Rp3 juta. Namun klaimnya Motorola, produk ini berhasil mendapatkan atensi positif dari konsumen, sehingga membuatnya membawa ponsel kedua, yakni Edge 60 Fusion.

Dibanderol dengan harga Rp5 jutaan, Motorola Edge 60 Fusion juga menarik perhatian berkat warna yang colorful dan tersertifikasi PANTONE, serta dibuat tahan banting dengan rating IP68/IP69 dan sertifikasi militer MIL-STD 810H. 



Inoi


Bukan dari Negeri Tirai Bambu, melainkan brand dari Benua Biru, yakni Inoi. Mengusung jargon ‘born in Europe,made for you’, Inoi hadirkan dua ponsel sekaligus, yakni A35 Adventure dan A75 Elegance. 

Kedua ponsel masuk ke segmenentry-leveldan menengah ke bawah dengan harga di bawah Rp3 juta. Inoi A35 Adventure dijual Rp1,2 jutaan yang mengusung layar 6,56 inci, RAM 4 GB dan memori 128 GB, serta kamera 50 MP sebagai kelebihan utamanya.

Sementara Inoi A75 Elegance dibanderol mulai Rp 2,2 jutaan untuk model 6/256 GB dan Rp2,8 jutaan untuk varian 8/512 GB. Ponsel ini ditopang MediaTek Helio G99 dengan baterai 5.000 mAh yang dukungfast charging33W, kamera 50 MP dengan AI, dan layar 6,8 inci beresolusi Full HD+.

Meizu


Hilang di tahun 2019, kembali lagi ke Indonesia pada tahun 2025, inilah Meizu. Kembali pada akhir Mei 2025, Meizu bawa ponsel sejutaan Mblu 21 di Indonesia. 

Ponsel ini hadir tanpa peluncuran besar, dan lagian Mblu 21 adalah produk tahun lalu. Sejujurnya, ponsel ini usung spesifikasi yang cenderung pas-pasan, lantaran hanya ditenagai Unisoc T606 dengan RAM sampai 6 GB dan ruang penyimpanan hingga 128 GB.



Baterainya pun tak bisa dibilang besar di kelasnya, lantaran hanya 4.900 mAh saja. Sementara di depan, Meizu Mblu 21 tawarkan layar LCD yang lumayan luas, ukurannya 6,79 inci dengan resolusi HD+ dan dukunganrefresh rate90Hz.

Adapun untuk kamera, ada kamera depan 8 MP dengan sepasang kamera 13 MP + 2 MP di belakang. 

Kendati begitu, Meizu sudah bocorkan rencananya di Indonesia, yakni bawa beberapa ponsel lain ke Indonesia dalam waktu dekat, termaruk Meizu Mblu 22 dan Mblu 22 Pro, serta Meizu Note 22.

Nothing


Terakhir, yang sebenarnya cukup mengejutkan adalah Nothing. Brand besutan sang pendiri OnePlus, Carl Pei, ini masih dikabarkan akan melebarkan sayapnya di pasar ponsel Indonesia. 

Kabar ini terungkap dari lowongan kerja yang dibuka Nothing di LinkedIn. Pabrikan asal Inggris ini membuka lowongan untuk dua pekerjaan dengan penempatan di Jakarta, yakni Indonesia Marketing Lead dan PR & Influencer Manager.

Namun di luar itu, dari pantauan kami di TKDN maupun di situs e-Sertifikasi Postel Ditjen SDPPI Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), belum tampak ponsel apapun dari Nothing yang muncul di database. 

Sebelumnya, produk-produk Nothing yang masuk ke Indonesia adalah TWS dansmartwatch, termasuk darisub-brandmereka, CMF. Perangkat ini dibawa oleh Erajaya melalui jaringan ritelnya di Indonesia.