Pelatihan BROAD Batch 2 Kembali Digelar, Siapkan ASN Fasih Digital
.jpeg)
Uzone.id— Setelah suksesdengan pelatihan batch pertama di November 2025 lalu, Kementerian Komunikasidan Digital kembali menggelar Orientation Training untuk Pegawai Negeri SipilDirektorat Jenderal Infrastruktur Digital yang resmi dibuka pada Senin,(20/04).
Pelatihan ini diikuti oleh 70 ASN Kementerian Komunikasi danDigital dan akan berlangsung selama kurang lebih satu pekan, dari tanggal 20hingga 25 April 2025 nanti di Pusdik Komlek dan Telkom Corporate University.
Para peserta akan mendapat berbagai pelatihan, termasukpelatihanteam workdansurvival pemateri dari lingkunganPusdik Komlek TNI AD dan juga pelatihan lainnya sepertiWorking WithMeaning, Purpose and Mental HealthhinggaDigital Mindsetbersamapemateri di Telkom Corporate University.
Melalui pelatihanBerAKHLAK Orientation Beyond,Direktorat Jenderal Infrastruktur Digital Komdigi mempersiapkan para ASN iniuntuk siap memikul tanggung jawab khususnya dalam birokrasi digital Indonesia.
Upacara pembukaan ini dibuka langsung oleh DirjenInfrastruktur Digital (Infradigi), Wayan Toni Supriyanto.
“Kegiatan hari ini bukan sekadar pembukaan pelatihan. Iniadalah awal dari sebuah proses untuk menata cara berpikir, membangun sikap, danmenyiapkan diri menjadi aparatur negara yang benar-benar siap mengembanamanah,” kata Wayan dalam sambutannya.
Ia juga mengatakan bahwa para peserta ini merupakan generasibaru dalam birokrasi digital Indonesia. Mereka tidak hanya berperan untukmenjalankan sistem yang sudah ada namun juga turut memperbaiki hal-hal yangbelum berjalan sebagaimana mestinya.
Wayan menegaskan bahwa Komdigi memiliki T3 yang menjadiarahan bersama, yaitu Terhubung, Tumbuh dan juga Terjaga.
Terhubung, yaitu memastikan bahwa setiap jengkal negeri inimemiliki akses digital yang merata, bahwa tidak ada lagi masyarakat yangtertinggal hanya karena keterbatasan konektivitas.
“Di sinilah peran kita sebagai Direktorat JenderalInfrastruktur Digital, di mana kita memiliki 35 Balai Monitor SpektrumFrekuensi Radio di seluruh Indonesia. Tugasnya mengawal dan mengawasi semuakonektivitas digital yang ada di seluruh Indonesia,” jelas Wayan.
Kedua, Tumbuh, yaitu dengan mendorong lahirnya inovasi danmemperkuat ekosistem digital. Terakhir ada poin Terjaga, yaitu memastikankeamanan dan kepercayaan.
“Yaitu bagaimana menghadirkan ruang digital yang aman,terpercaya, dan melindungi masyarakat dalam beraktivitas di dunia digital,”tambahnya.
Selain itu, Wayan juga berpesan bahwa para peserta pelatihanini juga memiliki misi besar yaitu agar ruang digital tetap aman danterkendali.
“Saudara adalah bagian dari misi besar ini. Apa yang saudarakerjakan ke depan bukanlah sekadar rutinitas, tetapi bagian dari kerja besaryang dampaknya dirasakan luas oleh masyarakat,” tambahnya.
Pelatihan ini juga menjadi bekal dalam menghadapi dinamikapekerjaan dan kondisi kedepannya. Pelatihan ini juga I diharapkan menjadilangkah awal dalam mencetak ASN yang berintegritas, profesional, dan siapmendukung percepatan transformasi digital nasional menuju Indonesia yangterhubung, tumbuh, dan terjaga.