Permintaan Meledak, NeutraDC Tambah Gedung Data Center Kedua di Batam

Uzone.id– Kebutuhan infrastruktur digital di kawasan Asia Tenggara terus meningkat seiring pesatnya adopsi artificial intelligence (AI), cloud computing, dan berbagai layanan digital. Fenomena ini terlihat dari tingginya minat terhadap data center baru milik Telkom melalui NeutraDC di Batam.
Menariknya, gedung pertama data center NeutraDC Nxera Batam (BTM-1) bahkan sudah terisi penuh sebelum resmi beroperasi pada tahun ini.
Seluruh kapasitas yang tersedia telah diamankan oleh sejumlah partner strategis, mendorong perusahaan untuk mempercepat rencana pembangunan gedung kedua atau BTM-2.
Langkah tersebut dilakukan untuk menjawab lonjakan kebutuhan data center di kawasan SIJORI (Singapura, Johor, dan Riau) yang saat ini menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara.
Salah satu perusahaan yang telah mengamankan kapasitas di BTM-1 adalah Gorilla Technology. Perusahaan teknologi asal Inggris yang bergerak di bidang AI, keamanan, dan analitik data itu akan memanfaatkan fasilitas NeutraDC Nxera Batam untuk mendukung pengembangan infrastruktur AI serta layanan digital di kawasan Asia.
Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom Indonesia, Seno Soemadji, mengatakan tingginya permintaan terhadap BTM-1 menjadi bukti bahwa Batam semakin diperhitungkan sebagai lokasi strategis dalam rantai nilai ekonomi digital regional.
Menurutnya, keberhasilan mengisi penuh kapasitas data center sebelum beroperasi juga menunjukkan meningkatnya kepercayaan perusahaan global terhadap kapabilitas infrastruktur digital yang dibangun di Indonesia.
"Kepercayaan yang diberikan partner internasional ini menunjukkan bahwa Indonesia memiliki peluang besar untuk memainkan peran yang lebih strategis dalam rantai nilai digital regional. Tingginya permintaan pasar terhadap BTM-1 juga menjadi sinyal positif bagi Telkom untuk melanjutkan pengembangan kapasitas berikutnya melalui BTM-2," ujar Seno.
Ia menambahkan, Batam memiliki posisi penting sebagai gerbang konektivitas digital Indonesia karena didukung jaringan internasional yang kuat serta lokasinya yang berdekatan dengan pusat ekonomi regional seperti Singapura dan Malaysia.
Karena itu, penguatan kapasitas data center di Batam dinilai tidak hanya penting untuk memenuhi kebutuhan pelanggan saat ini, tetapi juga untuk mendukung ambisi Indonesia menjadi hub digital regional.
Sementara itu, CEO NeutraDC Group, Andreuw Th. A. F., menyebut tingginya minat pasar menjadi validasi atas kesiapan infrastruktur dan strategi pengembangan yang dijalankan perusahaan.
Menurutnya, kebutuhan terhadap fasilitas komputasi untuk AI dan cloud terus meningkat sehingga data center berkapasitas besar akan menjadi salah satu fondasi penting ekonomi digital di masa depan.
Di sisi lain, CEO NeutraDC Nxera Batam, Indrama YM Purba, menilai kawasan SIJORI masih memiliki potensi pertumbuhan yang sangat besar.
Karena itu, pengembangan BTM-2 menjadi langkah logis untuk mengantisipasi kebutuhan kapasitas data center yang diperkirakan terus meningkat dalam beberapa tahun ke depan.
Secara keseluruhan, NeutraDC Nxera Batam dirancang memiliki kapasitas hingga 100 MW dan dikembangkan dengan memperhatikan aspek efisiensi energi serta keberlanjutan operasional.
Kehadiran fasilitas ini juga diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja baru, mendorong pertumbuhan talenta digital lokal, sekaligus memperkuat posisi Batam sebagai destinasi investasi teknologi dan pusat data regional.
Dengan kapasitas pertama yang sudah habis terjual sebelum beroperasi, NeutraDC kini berada pada posisi strategis untuk menangkap gelombang pertumbuhan AI, cloud, dan ekonomi digital yang semakin besar di Asia Tenggara.