Pertama di Indonesia, Huawei Resmikan Gudang yang Dikendalikan Robot

pada 3 bulan lalu - by

Uzone.id -Masa depan sudah di depan mata. Melihat gudang logistik yang mempekerjakan para robot bukan lagi sekadar di film, tapi juga mulai diterapkan untuk pertama kalinya di Indonesia. Tepatnya di kawasan industri MM2100, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat. 

Gudang itu merupakan hasil kolaborasi dari Huawei Indonesia dan Telkomsel. Fasilitas inovatif ini membuktikan potensi teknologi 5G dalam mentransformasi manajemen gudang, meningkatkan efisiensi operasional, dan membuka peluang baru bagi industri logistik dalam mendukung laju ekonomi digital menuju Visi Indonesia Emas 2045. 

Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (Dirjen SDPPI) Ismailmenegaskan, “Kehadiran Huawei 5G Smart Warehouse ini dapat menjadiwake-up callsekaligus contoh baik bagi seluruh ekosistem untuk dapat segera mengintegrasikan teknologi 5G ini dalam digitalisasi yang secara nyata menghadirkan terobosan solusi yang bermanfaat tidak hanya bagi industri logistik tetapi juga berbagai sektor lainnya.  Ini hanya mungkin terjadi melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam rangka memacu transformasi digital nasional,” katanya, saat ikut meresmikan gudang tersebut, Kamis (7/3).

Realisasi gudang pintar dengan konektivitas 5G ini sejatinya juga bukan proyek satu malam saja, Huawei cukup lama melakukan riset dan persiapan agar gudang seperti ini bisa berjalan baik sekaligus bisa meningkat efisiensi pengelolaan gudang yang penuh dengan mobilisasi barang. 

“Pada 5G Summit di Solo tahun lalu, bersama dengan mitra industri, kita telah bersama berkomitmen untuk memperkuat ekosistem 5G. 5G Smart Warehouse ini merupakan bukti nyata dari teknologi 5G yang dapat membawa nilai tambah bagi industri tradisional di Indonesia,” kata Mr Long, CEO Huawei Indonesia. 

 Namun gudang pintar itu tidak akan bisa berjalan dengan semestinya jika tidak ada campur tangan Telkomsel.

“Telkomsel berkomitmen untuk menyediakan konektivitas, solusi, dan layanan inovatif yang dapat mendorong pemberdayaan dan membuka lebih banyak peluang bagi pertumbuhan bisnis di Indonesia,” kata Indra Mardiatna, Direktur Network Telkomsel.

“Kami berharap, implementasi konsep solusi 5G Smart Warehouse dan 5G Innovation Center ini dapat menghadirkan pengalaman yang transformatif bagi para pelaku bisnis di industri logistik, terutama dalam aspek peningkatan kapabilitas pengelolaan dan efisiensi operasional pergudangan,” lanjutnya. 

Melihat dari tren konsumsi masyarakat saat ini, dimana belanja online juga semakin menjadi sebuah kebutuhan, sektor industri logistik yang efisien dan efektif diyakini bisa menjadi katalisator utama untuk roda perekonomian Indonesia. Berdasarkan data Kementerian PPN/Bappenas, biaya logistik Indonesia telah turun dari 23,5% menjadi 14,29% dari produk domestik bruto pada 2023 lalu.

Manfaat Implementasi 5G Smart Warehouse

Konsep 5G Smart Warehouse memanfaatkan solusi layanan jaringan dan teknologi terkini seperti 5G Private Network, Multi-access Edge Computing (MEC), Internet-of-Things (IoT), dan Big Data Analytics untuk mengoptimalkan operasi, meningkatkan keamanan dan keselamatan kerja, mencegah human error, menciptakan efektivitas waktu kerja, menekan konsumsi energi, dan mengurangi potensi kerugian tak terduga.

Pengelola gudang dapat melakukan simulasi digital menggunakan solusi Digital Twins dan Big Data Analytics guna memonitor serta menganalisis operasional gudang secara real-time untuk mengoptimalkan pengelolaan inventaris barang, terutama dalam mencegah terjadinya kelebihan maupun kekurangan persediaan barang.

Sebagai bagian dari TelkomGroup, Telkomsel Enterprise menghadirkan konektivitas broadband 5G untuk memfasilitasi komunikasi yang cepat dan akurat antara staf dan robot autonomous guided vehicles (AGV) sekaligus memastikan efisiensi pergerakan barang. Selain itu, Telkomsel Enterprise pun menghadirkan sistem keamanan cerdas yang dilengkapi dengan sensor video dan penginderaan inframerah untuk menjaga keamanan gudang.

Teknologi BTS 5G dari Huawei yang mendukung seluruh operasi bisnis dalam 5G Smart Warehouse ini hanya mengonsumsi energi sebesar 5 watt, atau setara dengan satu bohlam hemat energi. Efisiensi energi ini menjadikan teknologi BTS 5G Huawei sebagai solusi berkelanjutan untuk masa depan.

5G Smart Warehouse dan 5G Innovation Center merupakan langkah maju yang signifikan untuk perjalanan transformasi digital Indonesia. Dengan memperkenalkan kekuatan 5G dalam industri logistik, fasilitas ini membuka jalan menuju masa depan yang lebih efisien, kompetitif, dan berkelanjutan.