Pesanan Toyota Veloz Hybrid Mulai Saingi BYD dan Jaecoo?

pada 4 bulan lalu - by
Advertising
Advertising

Uzone.id-Perlahan tapi pasti, bermodal nama besar dan track record panjang, 'mobil sejuta umat' Toyota Veloz yang kini sudah dibekali teknologi hybrid mulai menerima banyak pemesanan.

Toyota mengklaim, sejak diluncurkan saat ajang GJAW 2025, November lalu, low MPV hybrid Toyota ini sudah terpesan sebanyak 4 ribuan unit.



Memang secara jumlah belum sebanyak BYD Atto 1 misalnya, atau Jaecoo J5 EV yang langsung bikin drama. Namun, pencapaian ini tetap menunjukkan kalau segmen low MPV tetap digemari, apalagi dengan sokongan teknologi baru (hybrid).

Seiring tingginya minat konsumen, Toyota berencana memulai pengiriman perdana pada Februari 2026 sebagaimana disampaikan Vice President PT TAM Henry Tanoto dalam gelaran Toyota New Year Media Gathering 2026 di Jakarta.

“Kita akan mulai delivery pada Februari 2026 ke konsumen. Untuk pre-booking, sampai akhir Desember 2025 saja sudah 4.000 unit. Jadi nanti secara bertahap akan kami kirim mulai Februari,” ujar Henry. 

Henry juga menyampaikan permohonan maaf kepada konsumen yang harus menunggu cukup lama sejak melakukan pemesanan. 

Menurutnya, Toyota terus mengoptimalkan proses produksi dan distribusi agar pengiriman dapat berlangsung lebih cepat. 

“Kami minta maaf kepada konsumen yang menunggu cukup lama. Namun, kami akan berusaha semaksimal mungkin agar pengiriman bisa dilakukan secepatnya untuk pelanggan yang sudah pre-booking,” kata dia. 

Lebih lanjut, Henry menjelaskan bahwa kehadiran Veloz Hybrid merupakan bagian dari strategi Toyota dalam menghadirkan solusi mobilitas yang lebih efisien, terutama dalam menekan emisi dan konsumsi bahan bakar. 

“Sejak awal kami memikirkan bagaimana masyarakat Indonesia bisa memiliki akses untuk berkontribusi dalam emission reduction dan fuel consumption. Itu yang kami jawab melalui penerapan hybrid technology,” ujarnya. 

Pemilihan Veloz sebagai basis pengembangan teknologi hybrid juga didasarkan pada karakter model tersebut yang telah diterima luas di berbagai daerah. 

“Veloz ini terbukti cocok, suku cadang mudah didapat dan resale value-nya cukup baik. Kemudian kami pasangkan hybrid technology Toyota yang secara global sudah dikenal dan tidak membutuhkan infrastruktur khusus,” ucap Henry. 

Toyota menilai karakter pasar Indonesia yang membutuhkan kendaraan serba guna, efisien, dan mudah dirawat menjadi alasan kuat menghadirkan Veloz Hybrid. 



Dengan harga yang kompetitif, model ini ditujukan bagi konsumen yang menginginkan kendaraan ramah lingkungan dengan biaya operasional yang tetap terjangkau, sekaligus mendukung mobilitas harian.

Sementara itu, Hendry mendetailkan kalau secara komposisi, Toyota Veloz hybrid tipe V jadi yang paling banyak dipesan.