Ramai Gambar Garuda Hasil AI: Gak Sesuai Kaidah, Kena Sindir Wikipedia

pada 22 hari lalu - by
Advertising
Advertising

Uzone.id— Peringatan HariLahir Pancasila yang jatuh pada 1 Juni 2026 kemarin diwarnai dengan kritikanpedas masyarakat Indonesia mengenai lambang Garuda pada postingan beberapalembaga dan kementerian Indonesia.

Bagaimana tidak, lambang Garuda yang menjadi identitasnegara tersebut ketahuan dibuat oleh AI. Lebih parahnya, Garuda bikinan AI initidak sesuai dengan kaidah lambang negara menurut ketentuan UU No. 25 Tahun2009 dimana setiap helaian sayapnya memiliki makna mendalam mengenai sejarahIndonesia.




Salah satu lembaga yang di-call outoleh masyarakatIndonesia adalah BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional). Lembaga tersebutmenampilkan ucapan Hari Pancasila dengan lambang Garuda yang tidak sesuaikaidah.

Dari yang seharusnya 17 helai di masing-masing sayap(tanggal kemerdekaan AI) malah menjadi 16 dan 15 helai saja, helai bagian ekoryang harusnya 8 helai malah menjadi 7 helai saja, lambang dari masing-masingsila Pancasila juga dianggap tidak sesuai.

 



Setelah mendapat kritikan pedas, BRIN pun menyampaikanpermintaan maaf mereka atas ‘kesalahan’ dalam postingan soal Hari LahirPancasila di platform mereka.

“Hal ini menjadi pelajaran bagi kami untuk lebih teliti,cermat, dan berhati-hati dalam proses pembuatan serta penyebaran konten di masamendatang. Sebagai bentuk tanggung jawab dan evaluasi internal, konten tersebuttelah kami perbaiki,” katanya.

Gak cuma BRIN, akun Instagram Sekretariat Wakil Presiden RI(Setwapres.ri) juga ketahuan menggunakan AI dalam poster mereka. Lagi-lagi,Garuda yang ditampilkan dalam postingan tersebut tidak sesuai dengan kaidah,yakni sayap yang berjumlah 18 helai (harusnya 17 helai).




Akun Kementerian Ketenagakerjaan RI dan Divisi Humas Polrijuga melakukan kesalahan yang sama, dimana mereka mengunggah lambang GarudaPancasila dengan komposisi yang tidak sesuai dengan UU yang sudahditetapkan. 




Lembaga lain seperti pemerintahan daerah DKI Jakarta hinggapolitisi Ganjar Pranowo juga menggunakan lambang Garuda hasil bikinan AI dengankomposisi yang salah.

Disindir Wikipedia

Penggunaan AI untuk membuat lambang negara yang dilakukankementerian hingga lembaga pemerintahan ini juga sempat disindir oleh platformensiklopedia online, Wikipedia.

Dalam postingannya, mereka menyoroti penggunaan AI untukmembuat lambang Garuda yang seharusnya tidak perlu ‘repot-repot’ dilakukan.

“Tidak perlu dibuat menggunakan AI, cukup unduh (download)lambang Garuda Pancasila diWikimedia Commons. Mudah, cepat, dangratis,” kata Wikipedia Indonesia dalam akunnya @idwiki.