First Drive OMODA E5: SUV Listrik Paling Bertenaga di Kelasnya?

18 January 2024 - by

Uzone.id - Chery bersiap memanaskan segmen mobil listrik di Tanah Air dengan menghadirkan OMODA E5 yang diposisikan sebagai SUV kelas menengah. Mobil ini siap menyaingi MG ZS EV dan juga BYD Atto 3.

Sebelumnya, kami sempat menguji juga OMODA E5 di pabrik Chery di Wuhu, China. Namun kala itu masih versi setir kiri. Dan sekarang, Chery sudah menghadirkan versi setir kanannya.

Advertising
Advertising

 

Baca Juga :

Komparasi SUV Listrik China: BYD Atto 3, OMODA E5 dan MG ZS EV
 

 

Desain eksterior simple, interior lebih futuristis

Tidak seperti OMODA 5 versi mesin bakar yang punya grill bermotif diamond yang besar, OMODA E5 memang terlihat lebih sederhana di bagian wajahnya, namun sangat kental nuansa futuristisnya.

Tidak ada grill yang diganti dengan cover untuk soket pengecasan di ujung kap, yang bisa dibuka otomatis melalui tombol di dasbor sebelah kanan setir.

Begitu juga dengan desain peleknya yang berbeda dengan palang lima bintang ditambah aksen sirip layaknya pelek-pelek mobil listrik. Sisanya, masih mirip-mirip dengan OMODA 5 versi mesin bakar.

Masuk ke dalam kabinnya juga agak seikit berbeda. Paling kentara tentu kita lihat di bagian dasbor, dimana tersedia dual screen yang terintegrasi dengan layar curve melengkung. Ukuran total keduanya 24,6 inci. Dual screen tersebut dibagi untuk MID dan sistem hiburan kabin.

Perbedaan lain terlihat pada setir, dimana pada sisi palang kanan kirinya, tidak ada lagi tombol-tombol fisik, namun berganti dengan tombol sentuh kapasitif yang mengesankan futuristis.

Ditambah, tuas transmisi yang tidak lagi di konsul tengah, namun berada di sisi sebelah kanan setir melalui sebuah tuas.

Satu hal yang kami kurang suka adalah padanan warna di kabin, yang didominasi warna putih dan biru. Padanan dua warna tersebut membuat ruang kabin jadi lebih ramai. Namun, Chery katanya akan juga menyediakan opsi warna kabin lain.

Fitur Lengkap

Chery membekali OMODA E5 dengan layar sentuh model curve berukuran 24,6 inci, dengan konektifitas Apple CarPlay+ dan Android AutoIntelligent voice interactive operation.

Terintegrasi juga kamera panoramic 540 derajat dengan kualitas gambar HD, serta padanan sistem audio garapan Sony dengan sokongan 8 speaker.

Jok penumpang sudah elektrik, tilt dan telescopic steering, wireless fast charging 50 watt, 3 mode berkendara, power back door, sampai sunroof.

Fitur keamanannya juga sudah super lengkap, apalagi ditambah dengan dukungan fitur keselamatan aktif seperti ADAS dengan 17 item pendukung keselamatan.

Impresi Berkendara, Senyap dan Nyaman

Kami pun langsung mengajak mobil ini berjalan. Di atas kertas, OMODA E5 dibekali dengan baterai berkapasitas 61 kWh yang menggerakkan motor listrik pada roda depan.

Mobil listrik ini diklaim bisa menghasilkan jarak tempuh hingga 430 Km, dan mampu berakselerasi dari 0-100 Km per jam dalam waktu 7,6 detik.

OMODA E5 ini juga didukung oleh pengisian daya cepat 110 kW DC yang memungkinkannya mengisi daya dari 30-80 persen hanya dalam 28 menit.

Selain itu, mobil ini juga diklaim memiliki tenaga maksimum 204 hp dan torsi tertinggi 340 Nm. Sementara itu untuk konsumsi energinya berada pada kisaran 15 kWh/100 km.

Seperti halnya mobil listrik kebanyakan, OMODA E5 juga memiliki fitur Vehicle to Load (V2L) untuk menjadi sumber tenaga listrik bagi barang-barang elektronik. 

Saat pertama kali mobil berjalan, kami merasakan kenyamanan yang berbeda dengan OMODA 5 versi mesin bakar. Ini terjadi berkat suspensi OMODA E5 yang terasa lebih lembut dan adaptif berkat suspensi independen di belakang.

Sehingga sepertinya, kalau OMODA 5 GT mengarah pada karakter sport, maka versi EV lebih mengedepankan kenyamanan.

Ketika melewati jalan bergelombang, speed trap dan jalan berbatu sekalipun, suspensinya membuat pergerakan mobil tetap nyaman. Meski begitu, laju mobil tetap stabil saat bermanuver di tikungan.

Sedangkan soal akselarasinya, untuk sebuah mobil listrik, jangan ditanya deh. Terasa sangat direct dan instan. Apalagi ketika mode berkendara Sport di aktifkan, mobil pun jadi lebih agresif.

 

Baca Juga :

Komparasi Jarak Tempuh Hyundai Ioniq 5, OMODA E5, Wuling BinguoEV
 

 

Bahkan, saat kami mencoba akselarasinya dari kondisi diam di lintasan lurus sepanjang sekitar 200 meter di sirkuit buatan di pabrik Chery di Wuhu, China, hasilnya, ketika digas spontan, ban sempat spin sampai dua kali, menandakan besarnya torsi yang sedang bekerja.

/ © riantopras

Panjang lintasan 200 meter tersebut pun bisa kami lahap sampai dengan kecepatan maksimal 145 km per jam, sebelum harus mengerem kembali untuk melibas tikungan.

Secara performa, jangan ditanya. Bahkan, dibanding pesaing terdekatnya sepertti BYD Atto 3 dan MG ZS EV, OMODA E5 jadi SUV listrik yang paling bertenaga.

OMODA E5 juga menawarkan handling yang lincah sehingga cocok untuk diperkotaan dan tetap stabil ketika diajak ngebut.

Kesimpulan

Rasanya, Omoda 5 EV punya potensi besar untuk dipasarkan di Indonesia. Selain tampilan khasnya, fitur-fitur canggihnya, serta rasa berkendaranya yang nyaman, membuat mobil ini asik digunakan di keseharian.