Review Lenovo Yoga Slim 7i Ultra Aura Edition: Tipis, Tanpa Kompromi

pada dalam 2 jam - by
Advertising
Advertising

Uzone.id- Laptop tipis bukan cuma soal bodi ringan dan desainnya yang cantik. Laptop tipis sekarang, tetap harus punya performa tinggi dan bisa diandalkan untuk aktivitas harian, nggak kompromi soal baterai, dan dibekali kemampuan AI di atas rata-rata. Dan hal-hal ini, kami dapatkan selama review dan menggunakan Lenovo Yoga Slim 7i Ultra Aura Edition.

Lenovo Yoga Slim 7i Ultra Aura Edition adalah laptop tipis dengan bobot di bawah 1 kg, layarnya sudah pOLED yang tajam, prosesornya Intel® Core™ Ultra X9 Series 3, baterainya pun tahan berjam-jam, dan dilengkapi AI pintar bernama Lenovo Qira.

Kami sudah sepekan bekerja menggunakan Lenovo Yoga Slim 7i Ultra Aura Edition, dan selama itu pula kami mendapatkan experience sangat positif dari laptop ini. Berikut review lengkap Lenovo Yoga Slim 7i Ultra Aura Edition.



Tipis, enteng, dan premium


Foto: Uzone.id

Waktu kali pertama membuka dusnya, kemudian mengangkat laptop ini, agak kaget sebenarnya karena memang seenteng ini Lenovo Yoga Slim 7i Ultra Aura Edition. Bobotnya cuma 975 gram, tebalnya hanya 13,9 mm, dan layarnya juga terbilang ideal untuk penggunaan harian, yakni 14 inci.

Bisa seringan ini karena material yang digunakan adalah magnesium aluminium alloy. Ingat, ringan bukan berarti ringkih. Penggunaan material ini membuatnya terasa kokoh buat dibawa ke mana saja, termasuk ketika dimasukkan ke dalam tas.


Foto: Uzone.id

Lenovo juga memberikan Yoga Coating di permukaan bodinya, membuat bodi laptop terasa halus, tidak licin, dan punya kesan premium ketika disentuh.

Unit Lenovo Yoga Slim 7i Ultra Aura Edition yang kami review diberikan kelir Seashell yang tampak minimalis dan elegan. Berkat Yoga Coating pula, permukaan bodinya jadi tidak mudah tertempel jejak sidik jari, sehingga warnanya tetap bersih setelah dipakai seharian.


Foto: Uzone.id

Nah, seperti yang kami bilang, belum tentu laptop tipis itu ringkih. Lenovo Yoga Slim 7i Ultra Aura Edition sudah lolos uji standar militer MIL-STD 810H yang membuktikan kalau laptop ini tangguh untuk penggunaan harian yang mobile.

Layar pOLED 2,8K yang bikineyegasm


Foto: Uzone.id

Salah satu bagian yang paling kami suka dari Lenovo Yoga Slim 7i Ultra Aura Edition adalah layarnya. Laptop ini menggunakan panel pOLED PureSight Pro 14 inci dengan resolusi 2.8K atau 2880 x 1800 piksel.    

Rasio layarnya 16:10, jadi area kerja terasa lebih lega dibanding layar 16:9 biasa. Buat mengetik artikel, membuka browser, mengedit dokumen, atau bekerja dengan beberapa jendela sekaligus, rasio ini memang terasa lebih nyaman.    


Foto: Uzone.id

Layarnya juga sudah mendukung refresh rate 120Hz. Efeknya, scrolling halaman, pindah aplikasi, sampai animasi Windows terasa lebih mulus. Buat laptop kerja, detail seperti ini memang bukan yang paling wajib, tapi begitu dipakai beberapa hari, cukup sulit untuk kembali ke layar standar.    



Untuk kebutuhan visual, layar ini sudah mencakup 100 persen sRGB dan 100 persen P3. Kecerahannya pun tinggi, dengan peak brightness hingga 1.100 nits, serta dukungan DisplayHDR True Black 1000 dan Dolby Vision.    

Dipakai untuk menonton film, preview foto, editing ringan, sampai membuat konten visual, panelnya terasa tajam, kontrasnya dalam, dan warnanya keluar dengan sangat baik.

Intel® Core™ Ultra X9 378H jadi pusat tenaganya


Foto: Uzone.id

Masuk ke bagian performa, Lenovo Yoga Slim 7i Ultra Aura Edition ditenagai prosesor Intel® Core™ Ultra X9 378H. Ini adalah prosesor Intel® Core™  Ultra Series 3 yang disiapkan untuk laptop tipis premium, tapi tetap menyuguhkan tenaga yang besar.  

Secara konfigurasi, Intel® Core™ Ultra X9 378H membawa total 16-core dan 16-thread. Komposisinya terdiri dari 4 Performance-core untuk menangani pekerjaan berat, 8 Efficient-core untuk membantu beban multitasking, dan 4 Low Power Efficient-core untuk tugas ringan agar konsumsi daya tetap efisien.

Kecepatan maksimal prosesor ini mencapai 5 GHz. Intel juga membekalinya dengan cache 18 MB, Processor Base Power 25W, dan Maximum Turbo Power hingga 80W. Di Yoga Slim 7i Ultra Aura Edition, Lenovo mengatur performanya hingga 40W, yang cukup besar untuk laptop setipis dan seringan ini.  


Foto: Uzone.id

Yang membuat prosesor ini menarik bukan cuma CPU-nya. Di dalam prosesor Intel® Core™ Ultra X9 378H, ada tiga mesin komputasi utama, yakni CPU, GPU, dan NPU.

CPU menangani tugas utama, GPU Intel Arc B390 membantu akselerasi grafis, sementara NPU dipakai untuk memproses beban AI dengan lebih efisien.  

Intel Arc B390 GPU di prosesor ini memiliki 12 Xe-core dengan frekuensi maksimal 2,5 GHz. GPU ini juga mendukung DirectX 12 Ultimate, ray tracing, Intel Quick Sync Video, serta akselerasi untuk format video modern seperti AV1.


Foto: Uzone.id

Sementara untuk AI, prosesor Intel® Core™ Ultra X9 378H membawa NPU dengan performa hingga 50 TOPS. NPU ini dirancang untuk menjalankan fitur AI langsung di perangkat, tanpa selalu membebani CPU atau GPU.

Bagaimana performa yang disuguhkan prosesor ini?


Foto: Uzone.id

Jadi, kami melakukan berbagai pengujian menggunakan sejumlah aplikasi benchmark. Di Geekbench versi 6.7.1 misalnya, laptop ini mendapatkan skor single-core 2.920 poin dan multi-core 16.688 poin.

Kombinasi skor ini memang sejalan dengan pengalaman harian selama menggunakan Lenovo Yoga Slim 7i Ultra Aura Edition. Dari membuka banyak tab browser, mengetik di CMS, mengolah dokumen, melakukan video conference, sampai menjalankan beberapa aplikasi sekaligus, semuanya bisa dilakukan dengan lancar.


Foto: Uzone.id

Untuk pengujian GPU OpenCL di Geekbench, Intel Arc B390 GPU pada laptop ini mencetak skor 56.411 poin. Sementara di PCMark 10, skornya mencapai 7.335 poin, sedangkan untuk PCMark 10 Extended yang jauh lebih lama proses pengujiannya, mendapatkan skor 8.282 poin.


Foto: Uzone.id


Foto: Uzone.id

Rinciannya juga cukup menarik. Di PCMark 10 Extended, Yoga Slim 7i Ultra Aura Edition mencatat skor Productivity 13.325 poin, Digital Content Creation 10.661 poin, dan Gaming 11.419 poin. Artinya, laptop ini bukan cuma kuat untuk kerja kantoran, tapi juga masih siap untuk beban kreatif seperti editing foto, rendering ringan, dan video editing sederhana.  

Untuk pengujian grafis, laptop ini mencetak skor 13.268 poin di 3DMark Solar Bay dengan rata-rata 50,45 FPS. Di Solar Bay Extreme, skornya 3.465 poin dengan rata-rata 24,24 FPS. Sementara di Steel Nomad Light, skornya 5.564 poin dengan rata-rata 41,22 FPS.  


Foto: Uzone.id


Foto: Uzone.id

Kami juga menjalankan Steel Nomad Light Stress Test. Hasilnya, frame rate stability berada di 95,8 persen.  


Foto: Uzone.id

Perlu dicatat, Yoga Slim 7i Ultra Aura Edition bukan laptop gaming. Tapi, justru performa gaming-nya sungguh memuaskan. Kami mencoba main EA Sports FC 26, dan begitu lancar dimainkan di Lenovo Yoga Slim 7i Ultra Aura Edition.

Kemampuan AI mumpuni, ada Lenovo Qira


Foto: Uzone.id


Karena membawa prosesor Intel® Core™ Ultra X9 378H, Lenovo Yoga Slim 7i Ultra Aura Edition juga punya kemampuan AI yang tergolong kuat. Proses AI tak cuma membebani CPU atau GPU saja, tapi juga NPU, tergantung jenis bebannya.  

Dalam pengujian Geekbench AI, hasilnya cukup menggambarkan karakter masing-masing komponen. Saat memakai CPU, laptop ini mencatat skor 4.592 poin untuk single precision, 4.308 poin untuk half precision, dan 9.186 poin untuk quantized score.  

Sedikit penjelasan, single precision menggambarkan kemampuan perangkat memproses AI dengan tingkat presisi tinggi, half precision biasanya dipakai untuk beban AI yang lebih efisien dan cepat, sementara quantized score menunjukkan performa saat AI berjalan dengan model yang sudah dikompresi agar lebih ringan dijalankan di perangkat.


Foto: Uzone.id


Saat memakai GPU, hasilnya naik jauh. Skornya mencapai 19.468 poin untuk single precision, 48.720 poin untuk half precision, dan 60.240 poin untuk quantized score. Sementara saat memakai NPU, hasilnya 4.182 poin untuk single precision, 37.640 poin untuk half precision, dan 56.803 poin untuk quantized score.  


Foto: Uzone.id

Dari sini terlihat bahwa GPU punya tenaga besar untuk beban AI tertentu, sementara NPU punya peran penting untuk menjalankan proses AI dengan konsumsi daya lebih efisien. Buat laptop tipis yang mengandalkan baterai, pendekatan seperti ini masuk akal.  


Foto: Uzone.id

Bicara AI, Lenovo sematkan fitur asisten AI bernama Lenovo Qira. Asisten ini rasanya lebih mirip agentic AI, karena bukan hanya untuk menjawab pertanyaan saja, tapi juga membantu aktivitas pengguna secara lebih personal.

Lenovo Qira bisa memahami konteks, membaca pola penggunaan, dan membantu berbagai pekerjaan lintas aplikasi maupun perangkat, konsepnya mirip agentic AI, kan? Dan lagi, Qira bukan cuma menunggu perintah saja, tapi juga bisa membantu mengantisipasi kebutuhan pengguna.  


Foto: Uzone.id

Cara untuk mengaksesnya mudah, karena Lenovo Qira bisa aktif secara popup di tengah atas layar. Tampilannya sama sekali tak mengganggu, dan tersedia banyak fitur yang tersedia.

Ada beberapa fitur utama di Qira. Next Move bisa memberi bantuan berdasarkan pola dan konteks pengguna. Pay Attention bisa membantu menangkap dan mengatur informasi penting dari percakapan atau meeting, seperti membuat notulen, transkrip, sampai perekaman audio.


Foto: Uzone.id

Kemudian Catch Me Up berguna untuk merangkum hal-hal yang terlewat. Write for Me membantu proses penulisan, sementara Chat Mode bisa digunakan untuk bertanya atau menjalankan perintah di aplikasi dan perangkat.  

Selain itu, karena ini adalah laptop Aura Edition hasil kolaborasi Lenovo dan Intel, Yoga Slim 7i Ultra Aura Edition juga membawa fitur tambahan, salah satunya Aura Smart Modes. Fitur ini bisa diakses lewat Lenovo Vantage atau dengan menekan tombol F9.

Sesuai namanya, Aura Smart Modes dapat menyesuaikan pengaturan berdasarkan aktivitas pengguna di laptopnya, seperti Working, Creating, Entertainment, Meeting, Learning, dan Gaming.

Misalnya saat meeting, laptop bisa mengaktifkan fitur yang berkaitan dengan kamera, mikrofon, dan fitur noise cancelling. Saat dipakai bekerja, sistem bisa mengatur performa dan konsumsi daya agar lebih seimbang. Sementara ketika gaming, sistem membuat Power Engine ke level Extreme Power Boost untuk mengangkat performanya.

Mumpung bahas meeting, Lenovo Yoga Slim 7i Ultra Aura Edition juga dibekali kamera 5 MP + IR, empat mikrofon 3D noise-cancelling, audio spasial 360 derajat, serta speaker Dolby Atmos.

Kamera IR-nya juga mendukung Windows Hello, sehingga login bisa dilakukan dengan cepat lewat pengenalan wajah.  

Lenovo juga turut menyertakan E-shutter fisik untuk kamera. Jadi saat kamera tidak digunakan, pengguna bisa memutus akses kamera dengan lebih praktis dan terasa lebih aman.


Foto: Uzone.id


Nah, untuk menopang seluruh fungsinya, Lenovo Yoga Slim 7i Ultra Aura Edition membawa kapasitas 75 Wh, kapasitas yang cukup besar untuk laptop setipis ini. Pertanyaannya, bisa tahan berapa lama?

Dalam pemakaian kami, baterainya rata-rata bisa bertahan sekitar 10 sampai 11 jam. Skenarionya campuran, mulai dari bekerja lewat browser, mengetik artikel, membuka dokumen, menonton video, sampai beberapa kali video conference.  


Foto: Uzone.id

Lenovo juga menyertakan fitur Rapid Charge. Selama kami menggunakannya, ngecas sampai penuh cukup waktu sekitar 2,5 jam saja. Dan yang bikin nyaman, adapter serta kabel-nya pun berjenis USB-C, sehingga bisa dipakai juga untuk ngecas smartphone atau tablet dengan fitur fast charging yang aktif.

Kesimpulan


Foto: Uzone.id

Lenovo Yoga Slim 7i Ultra Aura Edition adalah laptop premium yang tidak hanya mengandalkan desain tipis dan ringan. Laptop ini punya performa kencang dari prosesor Intel® Core™Ultra X9 378H, layar pOLED yang sangat memanjakan mata, baterainya awet dan mendukung fast charging, serta fitur AI yang berguna dalam penggunaan harian.  

Kombinasi CPU, GPU Intel Arc B390, dan NPU 50 TOPS membuat laptop ini siap menghadapi tren AI PC yang kian populer sekarang. Dan bukan sekadar bawa fitur AI yang ‘sekadar ada’, tapi ada Lenovo Qira dan Aura Edition yang membuat pengalaman memakai laptop ini terasa lebih personal dan praktis.  

Buat pengguna yang mencari laptop Windows premium yang ringan, kencang, baterainya awet, dan sudah siap untuk workflow berbasis AI, Lenovo Yoga Slim 7i Ultra Aura Edition menjadi salah satu opsi yang sangat menarik di kelasnya.