Rumor 90 Persen Karyawan Tokopedia Kena PHK, TikTok Buka Suara

pada 8 menit lalu - by
Advertising
Advertising

Uzone.id— TikTok Indonesia akhirnya memberikan tanggapan mengenai kabar pemangkasankaryawan yang disebut menimpa karyawan mereka di Indonesia. 

Dalam keterangan yangditerimaUzone.id, Kamis, (02/07), pemangkasanini dilakukan dalam rangka untuk menyelaraskan organisasi riset dan jugapengembangan perusahaan.

“Kami tengah menyelaraskanorganisasi riset dan pengembangan (R&D) pada ranah yang dapat mendorongpertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan bagi bisnis kami, komunitaskreator, dan penjual di platform kami,” kata Juru Bicara TikTok kepadaUzone.id.

Perusahaan menyebut bahwakeputusan ini bukanlah hal yang mudah untuk diambil dan setelah ini perusahaanakan fokus untuk memberikan dukungan bagi karyawan yang terdampak.






“Ini bukanlah keputusan yangmudah, dan kami fokus untuk memberikan dukungan kepada rekan-rekan yangterdampak selama masa transisi ini,” tambah perusahaan.

Kedepannya, TikTok menegaskanbahwa perusahaan akan terus melakukan investasi di Tokopedia sebagai bagiandari strategi mereka untuk mendorong Tokopedia menjadi platform yang lebih baikbagi pengguna dan juga penjual.

“Serta terus memberdayakanpelaku usaha lokal dalam membangun ekosistem e-commerce yang berkelanjutan diIndonesia,” tambah mereka.

Tidak disebutkan berapabanyak karyawan yang terkena putaran PHK massal ini, tapi menurut laporanbeberapa sumber yang dilansir dari akun @ecommurz, induk TikTok, ByteDance,dikabarkan telah melakukan pemangkasan massal pada hampir 90 persen karyawanTokopedia di Indonesia. 






Pemangkasan ini berdampak kekaryawan di divisi Tech, Research & Development (RnD), Trust and Safety danjuga Finance. 

Setelah pemangkasan inidilakukan, ByteDance disebut hanya mempertahankan sekitar 10 persen darikaryawan Tokopedia di Indonesia. 

Tak hanya di Indonesia,TikTok juga dikabarkan melakukan pemangkasan di negara lain salah satunyamemangkas sekitar 300 posisi pekerjaan di Dublin, Irlandia, sebagai bagian darirestrukturisasi perusahaan secara global.