Sekda DKI Sebut Banjir di Jakarta Genit

pada 8 tahun lalu - by
Advertising
Advertising

Banjir kembali melanda beberapa wilayah di Jakarta. Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan banjir kali ini disebabkan oleh derasnya hujan yang mengguyur Ibu Kota.

Sandi mengharapkan masyarakat untuk tidak membuang sampah khususnya di aliran sungai sehingga bisa mengurangi risiko banjir.

“Tadi kita baru dapat laporan tingginya curah hujan dan tentunya selalu kita antisipasi adalah salurannya bersih dari sampah dan lain sebagainya,” kata Sandi di Gedung Capital Place, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Kamis, (15/2).

“Ini teruji lagi di Jakarta Barat ada beberapa kelurahan yang mengalami genangan,” tambahnya.

Sementara itu di lokasi yang sama Sekda DKI Jakarta Saefullah menganggap banjir kali ini genit karena berpindah-pindah lokasi. Namun Saefullah bersyukur karena banjir hari ini dianggapnya cepat surut karena kondisi laut yang bersahabat.

“Jadi kali ini banjirnya agak genit ini. Dari Selatan pindah ke Utara terutama di Kelapa Gading, Tanjung Priok, Sunter, itu memang kali Sunter (debit airnya) agak tinggi. Tapi lagi-lagi kita alhamdulillah tertolong lautnya cukup bersahabat, jadi air cepat turun,” kata Saefullah.

Selain itu, Saefullah menjelaskan saat ini sistem waduk dan pompa air dari Pemprov DKI selalu disiagakan. Sehingga hal tersebut bisa mengurangi genangan air.

“Tapi waduk-waduk kita dan pompanya berkat kerja keras teman-teman di jajaran PU, air pompanya berjalan dengan baik dan perintah kita itu pompa berfungsi bukan karena airnya sudah penuh,” ujar Saefullah.

Saefullah mengungkapkan meskipun banjir berangsur surut, pihaknya akan terus memantau kondisi tersebut.

“Jadi hari ini relatif hampir, bukan seharian penuh, tetap dalam situasi aman ini, kita monitor,” pungkasnya.