Soal Wacana Satu Orang Satu Akun Medsos, Apa Kata Meta?

pada 8 bulan lalu - by
Advertising
Advertising

Uzone.idKomdigi saat inimasih mengkaji soal penggunaan satu akun satu media sosial yang sejalan denganprogram Satu Data yang sedang disiapkan oleh pemerintah. Dalam kajian ini,Komdigi akan mengatur regulasi satu orang hanya boleh memiliki satu akun mediasosial yang akan terhubung ke nomor handphone atau digital ID mereka.

Regulasi ini dilakukan untuk memastikan bahwa akun mediasosial memiliki identitas yang jelas dan sesuai pengguna asli mereka.

Sebagai platform media sosial yang beroperasi di Indonesia,Meta belum memberikan jawaban pasti terkait hal ini. 

“Saya belum bisa membagikan hal apapun terkait ini,” kataPhilip Chua, Director of Public Policy for Products, APAC Meta.




Ia melanjutkan, “Namun, kami terus berkonsultasi dan bekerjasama dengan Komdigi agar membuat ruang digital semakin aman untuk anak-anakIndonesia.”

Namun, saat ini fokus mereka adalah agar membuat aplikasiMeta yang terdiri dari Instagram, WhatsApp, Facebook, Messenger hingga Threadsmenjadi aman untuk semua pengguna, khususnya anak-anak.

“Kami juga akan berkonsultasi dengan Komdigi mengenaibagaimana kami bisa melakukan hal ini dengan lebih baik sebagai satu industri,bersama semua aplikasi yang digunakan anak muda di sini.”




Saat ini, Komdigi sendiri sedang mempertimbangkan berbagaicara untuk mewujudkan kebijakan tersebut. Menurut Ismail, salah satu cara yangmungkin dilakukan adalah dengan menggunakan digital ID yang terintegrasi denganpengenalan wajah atau sidik jari. 

“Ini kan tools-tools yang bisa digunakan untuk membuatketika orang masuk di ruang digital itu bertanggung jawab,” tuturnya.

Ia menambahkan bahwa program Satu Data ini masih dalam tahappembahasan dan diskusi. “Pembahasannya masih berjalan. Jadi ini masih wacanayang sedang didiskusikan, mudah-mudahan bermanfaat buat kita semua,” ungkapIsmail.

Ia juga menegaskan bahwa ruang ini diciptakan bukan untukmembatasi kebebasan masyarakat untuk mengekspresikan diri, tetapi untukmenciptakan ruang digital yang sehat, produktif, dan aman.