Spotify Sekarang Bisa Kirim DM ke Orang Lain, Faedahnya Apa?

pada 6 bulan lalu - by
Advertising
Advertising

Uzone.idAkhirtahun 2025 lalu, aplikasi musik Spotify mengumumkan kalau fitur Message sudahresmi hadir di Indonesia. Dengan hadirnya fitur ini, Spotify gak lagi jadiaplikasi streaming aja namun juga bisa jadi aplikasi chatting seperti WhatsAppdan Telegram.

Dalam keterangan Spotify, fitur ini memudahkan penggunauntuk berbagi rekomendasi musik maupun podcast dengan rekan atau keluarga dimanapun mereka berada. 

“Pesan adalah cara cepat dan praktis untuk berbagi danmembicarakan apa yang sedang kalian dengarkan dengan orang-orang yang kaliansayangi,” kata Spotify.



Karena menjadi fitur pelengkap, Message ini tidak akanterlihat di halaman utama. Kalian akan menemukan fitur ini di Spotify versiaplikasi ketika kalian mengklik ikon profil lalu fitur Message berada di bagianpaling bawah.

Foto: Cara kirim lagu di DM Spotify

Untuk terhubung dengan teman kalian, kalian diminta untukmengundangnya menggunakan link, setelah mereka menerima undangan kalian, makakalian bisa dengan bebas mengirim pesan. Sementara untuk pengguna SpotifyFamily, kalian akan langsung terhubung dengan sesama anggota tanpa harusmengundangnya lebih dulu.

Fungsi pesan di Spotify ini disebut memiliki beberapakegunaan, meskipun ada pro dan kontra di dalamnya.

Jadi, bisa ngapain aja di DM Spotify dan buat apa?

Karena baru dirilis, fitur DM di Spotify ini belum bisadigunakan untuk mengirim pesan foto maupun video, kalian hanya bisa mengirimpesan teks, emoji dan juga lagu-lagu yang ada di Spotify.

Kalau soal fungsi, fitur DM di Spotify ini bisa jadi tempatkhusus untuk berbagi dan merekomendasikan lagu ke kerabat kalian agar tidaktercampur di platform perpesanan lain. 

Gak cuma itu saja, kalian bisa mengirim lagu, playlistkhusus hingga podcast yang menurut kalian seru secara lebih simple. Kalian gakperlu ribet copy link atau screenshot karena bisa langsung dikirim dari satuaplikasi.

Selain membahas soal lagu, kalian bisa juga menggunakanfitur ini untuk sekedar bertanya kabar atau menanyakan kenapa sih teman kalianmendengarkan lagu tertentu (ini bisa dilihat di menu Friend Activity).

Atau, kalian juga bisa “menyapa” dengan mengirim lagu yangmewakili suasana hati, nostalgia, atau perhatian.

Risiko fitur DM di Spotify

Sayangnya, fitur Message di Spotify ini punya sisi lain yangberisiko bikin pengguna lain terganggu. Apalagi, tidak semua pengguna inginSpotify berubah menjadi aplikasi chatting. Banyak yang justru menyukai Spotifykarena bebas notifikasi sosial.

Karena Spotify adalah platform streaming lagu, tentunya gakbanyak yang akan fokus dan sering menggunakan fitur Message ini jadi fiturutama mereka. Jadi, potensi fitur ini untuk diabaikan dan dilupakan cukupterbuka lebar.

Risiko lainnya adalah karena fitur ini hadir secaratersembunyi, tak menutup kemungkinan bagi orang-orang untuk menggunakannyasebagai sarana mereka untuk berkomunikasi secara diam-diam.

Tak hanya itu, risiko lainnya adalah penggunaan fitur pesanuntuk ‘merekomendasikan’ konten video atau podcast yang berisi obrolan soalobat terlarang hingga pembahasan sensitif.

Bahasa-bahasa yang tidak pantas juga dikhawatirkan muncullewat fitur DM ini untuk pengguna muda. Meski begitu, Spotify sendiri menyebutkalau mereka telah mengendalikannya dan membatasi fitur ini hanya untukpengguna di atas 16 tahun.

Soal keamanannya bagaimana?

Nah, ini yang menarik. Seperti yang disebutkan sebelumnya,fitur Message ini hanya tersedia untuk pengguna di atas 16 tahun untukmenghindari risiko yang membahayakan anak-anak.

Selain itu, Spotify menjelaskan bahwa fitur kirim pesan (DM)mereka dibuat dengan keamanan dan privasi sebagai prioritas. Spotify menyebutpesan dienkripsi “saat dikirim dan saat disimpan” dan belum menggunakanenkripsi end-to-end seperti WhatsApp dan lainnya.

Ini artinya data dilindungi ketika dikirim dan ketikadisimpan di server Spotify. Meski pesan terenkripsi, Spotify tetap melakukanpengawasan terbatas dengan menggunakan teknologi pendeteksi otomatis untukmemindai pesan yang berpotensi melanggar hukum atau berbahaya, sepertipenipuan, pelecehan, atau konten-konten ilegal.

“Sesuai dengan praktik terbaik platform kami, Spotify akanmenggunakan teknologi deteksi proaktif untuk memindai pesan yang mengandungkonten ilegal dan berbahaya, dan moderator kami akan meninjau konten yangdilaporkan,” kata Spotify.

Pendekatan dua arah ini diharapkan bisa membantu Spotifyuntuk menyediakan lingkungan yang lebih aman sambil menghormati privasipengguna.