SUV Mewah BYD Dikeluhkan Ratusan Konsumen, Atap Bocor!

pada dalam 3 jam - by
Advertising
Advertising

Uzone.id-SUV listrik Fang Cheng Bao (FCB) Ti7 dari BYD kini tengah menjadi sorotan di China. Bukannya merayakan angka penjualan yang impresif, pabrikan otomotif raksasa ini justru menghadapi gelombang keluhan konsumen.

Ada masalah produksi yang cukup serius pada model Ti7 EV. Sejak diluncurkan pada September 2025, platform pengaduan konsumen otomotif 12365auto mencatat sekitar 300 aduan yang masuk. 



DikutipCarnewschina, para pemilik FCB Ti7 mengklaim atap kaca tersebut terlepas di sudut kiri belakang. Hal itu menyebabkan kebocoran, peningkatan kebisingan angin, dan menciptakan genangan air di port pengisian daya belakang.

Dampaknya tidak sepele. Selain menimbulkan suara bising angin saat berkendara, kebocoran ini berisiko merusak sistem kelistrikan karena air menggenang tepat di port pengisian daya bagian belakang. 

Beberapa pemilik bahkan mengaku terpaksa mendorong kembali panel kaca tersebut secara manual untuk mengatasi masalah yang bersifat sementara ini.



Spekulasi Teknis dan Respon BYD

Banyak pihak menduga adanya cacat dalam proses manufaktur. Akun 3YC Ownership Report di WeChat berspekulasi bahwa masalah ini mungkin dipicu oleh penggunaan perekat yang tidak merata atau ketidakseimbangan gaya pemasangan saat perakitan atap kaca di pabrik.

Tanggapan BYD dan diler FCB sebenarnya cukup responsif dengan menangani 99,2 persen dari total pengaduan yang masuk. Namun, angka tersebut belum cukup untuk memadamkan rasa kecewa konsumen.

Situasi sempat memanas ketika beredar klaim dari pemilik mobil yang menyebutkan bahwa pihak purnajual BYD menawarkan perbaikan dengan syarat menghapus keluhan mereka. 

Sayangnya, proses mediasi ini menemui jalan buntu tanpa adanya solusi kompensasi atau perbaikan yang memuaskan kedua belah pihak.

Saat ini, BYD menyatakan bahwa mereka telah meneruskan masalah ini kepada pihak berwenang dan meminta pemilik kendaraan untuk menunggu instruksi lebih lanjut dari staf mereka. 

Bagi BYD, insiden ini menjadi ujian tersendiri dalam menjaga reputasi kualitas mereka di tengah ambisi ekspansi global yang semakin agresif.