Telkom: Fair Usage Policy untuk Lindungi Pelanggan
pada 10 tahun lalu - byGontha Ridho

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --- PT Telkom menerapkan kebijakan baru menjaga kualitas layanan dan memberikan kenyamanan pelanggan IndiHome melalui Fair Usage Policy (FUP). Vice President Corporate Communication PT Telkom Arif Prabowo mengatakan, kebijakan FUP memang ditujukan untuk perlindungan terhadap pelanggan.
“FUP melindungi pelanggan secara menyeluruh untuk mendapatkan layanan berkualitas,” kata Arif Prabowo di Jakarta, kemarin.
Arif mengomentari beredarnyapostingandi laman Facebook yang dikeluarkan seorang petinggi perusahaan internet provider. Petinggi perusahaan tersebut menyebut penerapan FUP Telkom sebagai “jebakan Batman”.
Dia menjelaskan, penerapan kebijakan FUP dimaksudkan melindunginormal userdari pemanfaatan pemakaian berlebihan olehheavy user. FUP hanya diberlakukan untuk layanan internet pada IndiHome dan tidak berpengaruh pada layanan Video (UseeTV) dan Telepon.
“Kami berkomitmen memberikan layanan terbaik bagi konsumen. Penerapan FUP juga dilakukan di negara lain, seperti Amerika Serikat, Jepang, dan Malaysia serta operator lain di Indonesia. Hal ini bertujuan untuk memperlakukan konsumen secara adil sesuai kebutuhannya,” ujar Arif.
Menurut Arif, penerapan FUP diperlukan guna mencegahheavy userpada pelanggan IndiHome yang memanfaatkan internetnya untuk mengunduh film ataugamessecara terus-menerus. Bahkan, adauseryang meritelkannya sehingga pemakaian mereka menjadi tidak wajar.
Hal tesebut, kata Arif, dapat mengganggu kualitas layanan dan kenyamanan bagi pengguna lain yang membayar dengan tarif yang sama. “Untuk itulah, perlunya ada FUP agar terdapat keadilan bagi konsumen yang memanfaatkan internet secara wajar,” katanya.
FUP yang disediakan Telkom melalui IndiHome, Arif melanjutkan, memiliki kelebihan jika dibandingkan dengan operator lain. Untuk layanan dengan kecepatan 10 Mbps, makafair usageyang diberikan hingga 300 GB atau setara dengan menikmati video dengan kualitas standar selama 1.800 jam atau sekitar 1.200 video.
Bila melewati batas penggunaan 300 GB, pelanggan tetap dapat menggunakan layanan internet, hanya saja dengan kecepatan 75 persen (7,5 Mbps). Lalu, apabila penggunaan di atas 400 GB, kecepatan akan dikurangi lagi menjadi 40 persennya saja. Volume ini sangat leluasa bagi pelanggan normal atau pemakaian rumah tangga.
“Hampir 99 persen pelanggan IndiHome tidak akan terpengaruh dari penerapan FUP ini karena berdasarkan data, rata-rata konsumsibandwidthpelanggan tersebut di bawah 300 GB. Telkom senantiasa memberikan yang terbaik bagi pelanggan dengan selalu berupaya menjaga kualitas layanannya,” katanya.
Via:Republika