Tiba-Tiba Holeshot Device Dilarang di MotoGP Belanda 2026, Kok Bisa?

Uzone.id- Secara tiba-tiba MotoGP melarang penggunaan holeshot device dilarang mulai dari seri Belanda 2026 yang akan digelar akhir pekan nanti. Selain Holeshot, MotoGP juga merubah layout starting grid, kira-kira kenapa ya?
Komisi Gran Prix (GPC) membaut sejumlah aturan baru yang akan segera berlaku. Dikonfirmasi bahwa perubahan tersebut akan resmi dilakukan pada akhir pekan ini di seri Belanda.
Perubahan pertama adalah larangan menggunakan perangkat holeshot. Perangkat ini biasanya digunakan pada saat start untuk menurunkan posisi motor.
Dengan ketinggian motor yang bisa diatur secara elektronik, membuat tunggangan pembalap sulit naik alias tidak bisa wheelie yang memudahkan start agar lebih kencang. Bahasa sederhananya, pembalap bisa gaspol di start berkat holeshot device.
Sebenarnya perangkat tersebut sudah tidak diizinkan untuk dipakai, hanya saja aturan tersebut baru berlaku untuk musim MotoGP 2027 di mana banyak regulasi yang dirombak.
Namun implementasi larangan untuk holeshot device dipercepat dan berlaku mulai MotoGP Belanda 2026 berdasarkan informasi dari situs MotoGP.
Selain larangan penggunaan holeshot, tata letak grid juga mengalami penyesuaian. Bedanya, aturan tata letak grid ini berlaku mulai MotoGP Jerman 2026.
Ditambah lagi, perubahan tata letak grid juga berlaku untuk semua kelas. Artinya bukan hanya MotoGP saja yang terdampak, tapi Moto2 dan Moto3 juga ikutan.
Jarak antar pembalap akan berubah dari sebelumnya tiga meter menjadi empat meter. Dengan demikian jarak antar baris juga akan berubah dari 3x3 meter menjadi 3x4 meter.
Dengan format ini, penyelenggara MotoGP menetapkan masih akan ada tiga pembalap per baris di starting grid, sehingga yang berubah hanya jaraknya saja.
Alasan jarak antar pembalap diubah pada starting grid demi meningkatkan presentase keselamatan para pembalap saat balapan dimulai.
Terakhir, terdapat aturan baru mengenai jumlah motor dari setiap pabrikan. Tapi aturan ini mulai berlaku pada tahun 2028, di mana tidak ada pabrikan yang bisa menurunkan lebih dari enam motor di lintasan.
Artinya masing-masing pabrikan hanya bisa punya dua tim satelit, itupun dengan syarat hanya ada lima pabrikan yang berkompetisi di musim tersebut.
Sebenarnya aturan ini sudah sesuai dengan komposisi tim saat ini, di mana Ducati hanya punya enam motor di lintasan. Meskipun aturan tersebut baru berlaku dua tahun lagi.