TikTok Uji Paket Bebas Iklan, Bayar Rp93 Ribuan per Bulan

pada 1 bulan lalu - by
Advertising
Advertising

Uzone.id— Platform mediasosial kompak menghadirkan layanan premium tanpa iklan bagi para pengguna.Setelah Instagram dan WhatsApp yang katanya akan merilis paket langganan,TikTok kini sudah mulai menguji coba hal serupa.

Platform video pendek tersebut resmi menghadirkan paketlangganan bebas iklan di Inggris mulai Selasa (12/5) ke beberapapengguna. Paket ini dibanderol seharga GBP3,99 atau sekitar Rp93ribuan per bulan, dan akan tersedia secara bertahap dalam beberapa bulan kedepan.


Tidak semua pengguna bisa membeli paket ini. TikTok hanyamemberikan izin bagi pengguna berusia 18 tahun ke atas saja untuk mengaktifkanlangganan ini.

Salah satu fitur premium yang ditawarkan, pengguna tidakakan lagi melihat iklan di TikTok, termasuk saat scrolling video. Tak hanyaitu, TikTok juga menjamin bahwa data-data pelanggan premium tidak akandigunakan untuk kebutuhan target periklanan.

Managing Director TikTok Inggris, Kris Boger, mengatakankalau adanya paket baru ini bertujuan memberi kendali lebih banyak ke penggunasaat menggunakan platform tersebut.



“Iklan di platform kami telah membantu ribuan bisnis menjangkau pelanggan baru, meningkatkan penjualan, dan menciptakan lapangankerja, sementara opsi bebas iklan yang baru kami luncurkan memberi pengguna kendali yanglebih besar atas pengalaman mereka,” kata Kris, dikutip dariTechCrunch.

Peluncuran paket premium ini diduga berkaitan denganregulasi perlindungan data di Inggris yang dalam poinnya melarang perusahaanmengumpulkan data pribadi pengguna untuk kebutuhan iklan tanpa persetujuanpemilik akun.

Sementara paket premium ini baru tersedia hanya untukpengguna Inggris saja dan belum diketahui apakah nantinya layanan serupa jugaakan diperluas ke pasar lain termasuk ke Indonesia.