Tips Musim Hujan, Seberapa Aman Mobil Terabas Banjir?

pada 7 bulan lalu - by
Advertising
Advertising

Uzone.id- Saat ini beberapa wilayah di Indonesia sedang mengalami intensitas hujan yang cukup tinggi hingga air menggenangi sejumlah ruas jalan alias banjir. Lantas seberapa aman mobil bisa menerabas banjir?

Ardyanto Alam selaku CEO Garasi.id mengatakan masih banyak pengendara mobil yang mengambil risiko tanpa memahami seberapa aman kendaraannya menerabas banjir.

Bahkan beberapa di antaranya berani mengambil risiko menerabas banjir tanpa memahami potensi kerusakan secara jangka panjangnya.

"Batas aman genangan air yang masih bisa dilewati mobil umumnya tidak lebih dari setengah tinggi ban. Jika melebihi itu, air berisiko masuk ke saluran udara atau sistem kelistrikan, yang dapat menyebabkan water hammer, korsleting, atau bahkan kerusakan pada ECU," ujar Ardy dalam keterangan tertulis.



Ardy mengimbau pengendara untuk tidak memaksakan diri untuk melintasi genangan banjir, terutama jika tidak mengetahui seberapa tinggi debit airnya.

"Bila tidak ada kendaraan lain yang lebih dulu melewati area tersebut, atau jika mobil yang digunakan adalah sedan atau city car dengan ground clearance rendah, risiko kerusakan semakin besar. Dalam situasi seperti ini, pengendara sebaiknya memilih jalan alternatif yang lebih aman, meskipun harus memutar," jelas Ardy.

Ardy mencatat, saat musim hujan permintaan layanan darurat seperti derek dan jumper aki memang meningkat hingga 40 persen dari kondisi normal.

Hal ini terjadi karena hujan deras yang menyebabkan banjir bisa merusak berbagai komponen pada kendaraan bahkan bisa membuat mesin mogok, kelistrikan terganggu, sampai pecah ban.





“Musim hujan memang jadi tantangan tersendiri bagi pengendara. Dalam banyak kasus, air yang masuk ke ruang mesin atau sistem kelistrikan dapat membuat kendaraan mati total di jalan. Kondisi ini kerap membuat panik, terutama jika terjadi saat hujan deras atau di malam hari,” ungkap Ardy.

Oleh karenanya, Garasi.id memiliki layanan asisten darurat 24 jam yang bisa memberikan solusi cepat saat kondisi tidak diinginkan seperti di musim hujan.

Layanan asisten darurat 24 jam yang ditawarkan oleh Garasi.id berupa derek kendaraan, jump-start aki, penggantian ban, pengantaran BBM, hingga membuka pintu saat kunci tertinggal.



Menariknya, layanan ini didukung oleh jaringan teknisi terlatih yang siap datang langsung ke lokasi di berbagai kota besar se-Indonesia.

"Kami memahami bahwa cuaca buruk tidak bisa dihindari, tapi kepanikan bisa direduksi. Karena itu kami hadir untuk memberikan ketenangan bagi pengguna. Cukup hubungi +628170250888 atau Whatsapp 0815-2255-0888, teknisi kami menuju ke lokasi Anda,” tambah Ardy.

Perlu diketahui, beberapa komponen mobil memang rentan rusak saat dipaksa menerobos banjir. Seperti filter udara dan ruang bakar, bisa menyebabkan kerusakan berat pada mesin jika kemasukan air.

Kemudian komponen kelistrikan seperti alternator, kabel mesin, serta sistem ECU dan injeksi juga sangat mudah terganggu saat terkena air banjir. Tak ketinggalan juga, rem dan kampas rem juga berisiko kehilangan kemampuan daya cengkram jika terendam air terlalu lama.