Tokopedia Bakal Ditutup? idEA Akhirnya Buka Suara

pada 4 bulan lalu - by
Advertising
Advertising

Uzone.id— Asosiasi E-commerceIndonesia (idEA) buka suara terkait kabar yang beredar soal penutupan aplikasiTokopedia dan digantikan sepenuhnya oleh TikTok Shop.

Dalam pernyataannya, Sekretaris Jenderal Asosiasi E-CommerceIndonesia (idEA) Budi Primawan mengatakan pihaknya tetap merujuk padapernyataan resmi dari kedua belah pihak dan melihat isu ini secaraproporsional.

“Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) menanggapi kabar yangberedar dengan merujuk pada klarifikasi resmi perusahaan bahwa TikTokmenegaskan komitmennya untuk terus berinvestasi di Tokopedia dan ekosistemdigital Indonesia,” tambahnya dalam keterangan resmi, dikutip Kamis, (05/02).




Ia pun mengimbau publik serta pelaku usaha untuk tidakberspekulasi di luar pernyataan resmi yang ada.

Terkait kemungkinan ‘penyatuan’ aplikasi TikTok Shop danTokopedia tersebut, asosiasi sendiri menilai bahwa dinamika integrasi platformatau penyesuaian model bisnis merupakan hal yang lazim dalam industri digitalglobal. 

“Fokus utama idEA adalah memastikan keberlanjutan ekosisteme-commerce, kepastian berusaha bagi para penjual khususnya UMKM, sertaperlindungan konsumen tetap terjaga,” ujarnya.

Selain itu, idEA selaku wadah bagi para platform e-commercedi RI juga terus mendorong komunikasi dan dialog yang terbuka antara pelakuindustri dan pemerintah agar setiap perkembangan di sektor e-commerce tetapselaras dengan regulasi yang berlaku dan kepentingan nasional.

“Asosiasi akan memantau perkembangan ini secaraberkelanjutan demi menjaga iklim usaha digital yang sehat danberkesinambungan,” tambahnya.

Sebelumnya, perwakilan TikTok sendiri telah buka suara soalkabar tersebut. Mereka hanya mengatakan pihaknya terus melakukan investasi diTokopedia untuk mendorong pertumbuhan dan tidak ada sanggahan terkait spekulasitersebut.




"Kami terus berinvestasi di Tokopedia dan Indonesiasebagai bagian dari strategi kami untuk mendorong pertumbuhan dan inovasi yangberkelanjutan,” kata Juru Bicara TikTok.

Munculnya kabar penutupan aplikasi Tokopedia ini terjadisetelah 2 tahun menyatunya Tokopedia dan TikTok Shop. Hal ini tentu akanmenyebabkan perubahan besar, pasalnya aplikasi Tokopedia sendiri sudah bertahanselama kurang lebih 17 tahun.

Sementara itu, upaya ‘penyatuan’ TikTok Shop dan Tokopediasendiri sudah mulai dilakukan semenjak beberapa waktu lalu. Salah satunyaadalah mengintegrasikan seller center Tokopedia dan TikTok Shop menjadi satuplatform yang sama.

Integrasi ini dilakukan pada Juni 2025 lalu, perusahaanmenyebut bahwa tujuan integrasi ini adalah untuk menyederhanakan alur kerja,mengurangi beban administratif, dan meningkatkan jangkauan mereka ke basispelanggan yang lebih luas.