Toyota Hadirkan Waste Station, Jakarta Kini Punya 'Living Lab' Sampah

pada dalam 4 jam - by
Advertising
Advertising

Uzone.id – Komitmen untuk mewujudkan ekonomi sirkular di Ibu Kota kini semakin nyata. PT Toyota-Astra Motor (TAM) berkolaborasi dengan Rekosistem resmi menghadirkan Waste Station di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat. 

Fasilitas ini diresmikan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, di tengah kemeriahan acara Jakarta Eco Future Festival.



Kehadiran Waste Station di pusat pemerintahan Jakarta ini menjadi langkah strategis Toyota dalam mendukung target Pemerintah Indonesia mencapai net zero carbon emission

Bukan sekadar tempat pembuangan sampah anorganik biasa, fasilitas ini menyandang konsep Sustainability Living Lab pertama, yang difungsikan sebagai ruang edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya pemilahan sampah dari sumbernya.

Dengan potensi kedatangan sekitar 10.000 pengunjung setiap harinya di area Balai Kota, Waste Station ini dirancang untuk menjadi katalis perubahan perilaku warga Jakarta. 

Fasilitas ini memungkinkan masyarakat memahami bahwa sampah anorganik yang dipilah dengan benar memiliki nilai ekonomi dan manfaat berkelanjutan, alih-alih berakhir menumpuk di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Takuya Yokohama, President Director PT Toyota-Astra Motor (TAM), mengungkapkan harapannya bahwa fasilitas ini akan menjadi titik awal perubahan kebiasaan masyarakat.

Kehadiran Waste Station Balai Kota DKI Jakarta merupakan bagian dari komitmen Toyota untuk berkontribusi secara nyata bagi lingkungan dan masyarakat. 

"Kami berharap fasilitas ini tidak hanya menjadi tempat pengumpulan sampah anorganik, tetapi juga menjadi ruang edukasi yang dapat menginspirasi masyarakat untuk membangun kebiasaan memilah sampah dari sumbernya," ujar Takuya dalam keterangannya.

Inisiatif ini merupakan kelanjutan dari komitmen lingkungan Toyota melalui program 'Toyota Berbagi'. Sebelumnya, sinergi Toyota dan Rekosistem telah sukses mewujudkan fasilitas serupa di kawasan Golf Island, Pantai Indah Kapuk, dan Mall of Indonesia (MOI).

Menurut Vice President Director PT Toyota-Astra Motor (TAM), Jap Ernando Demily, keberhasilan pengelolaan sampah perkotaan yang efektif sangat bergantung pada kerja sama berbagai pihak.

"Kehadiran Waste Station Balai Kota DKI Jakarta diharapkan menjadi model edukasi yang mudah diakses, serta dapat terus dikembangkan agar memberikan dampak positif yang lebih luas bagi Jakarta dan Indonesia," jelas Jap Ernando Demily.



Langkah ini sejalan dengan kebijakan Pemprov DKI Jakarta dalam memperkuat sistem pengelolaan sampah berbasis partisipasi warga. 

Dengan hadirnya sarana ini, diharapkan kesadaran masyarakat untuk memilah sampah mulai dari tingkat rumah tangga dapat meningkat, sekaligus mempercepat transisi Jakarta menuju kota yang lebih bersih dan berkelanjutan.