Turnamen NSS Hadir di Stasiun KAI, Gandeng Jaring Esports Nusantara

Uzone.id-National Sim Racing Series atau NSS resmi digelar sebagai kompetisi balap simulator yang hadir di jaringan stasiun KAI. Turnamen ini merupakan kolaborasi antara PT Jaring Esports Nusantara dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI), sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem eSports dan komunitas di area stasiun.
NSS tidak hanya digelar di satu kota. Rangkaian kompetisi ini hadir di 8 titik stasiun, yakni Stasiun Gambir, Jakarta Kota, Yogyakarta Lempuyangan, Bandung, Semarang Tawang, Surabaya Gubeng, Purwokerto, dan Solo Balapan.
Selama enam bulan ke depan, NSS akan mempertemukan para pecinta sim racing dari berbagai daerah di Indonesia. Total hadiah yang disiapkan mencapai Rp175 juta untuk seluruh rangkaian kompetisi.
Formatnya pun tidak hanya mengandalkan race utama. NSS juga menghadirkanside eventsepertitime attackdanbeat the record, yang lebih fokus ke tantangan individual.
Untuktime attack, peserta akan bersaing mencatatkan waktu tercepat dalam periode mingguan. Catatan waktu ini akan terus dipantau, sehingga peserta lain masih punya kesempatan untuk mengejar atau memecahkan rekor yang sudah dibuat.
Sementara itu,beat the recorddibuat sebagai tantangan tambahan bagi peserta yang ingin menguji konsistensi dan kemampuan mereka di simulator racing.
Pada tahap awal, NSS masih dibuka untuk umum. Namun ke depannya, penyelenggara akan membagi kompetisi ke dalam tujuh sub-kategori, mulai dari pro, rookie, pelajar, mahasiswa atau kampus, internal KAI, korporasi, hingga instansi.
Dengan pembagian kategori ini, NSS ingin membuka ruang yang lebih luas, bukan hanya untuk sim racer yang sudah berpengalaman, tapi juga untuk pemula yang baru ingin mencoba balap simulator secara lebih serius.
Mobilnya dibuat setara, selalu ganti tiap minggunya
Di pekan ini, kendaraan yang digunakan untuk NSS adalah Mazda MX-5. Sementara lintasan yang digunakan adalah Brands Hatch di Inggris. Nantinya, mobil dan lintasan akan terus diubah dalam setiap minggunya agar kompetisi terasa lebih dinamis.
Dari sisi perangkat, setup simulator NSS menggunakan PC dari MSI dengan kartu grafis RTX 5060 OC dan RAM 16 GB. Monitor yang digunakan juga dari MSI denganrefresh rate180Hz.
Untuk rig simulator, NSS turut menggandeng brand lokal. Setup awal menggunakan Racelab dan GT Simulator, sementara perangkat peripheral menggunakan Moza.
Disampaikan Mas Syarief Sutardirdja, COO PT Jaring Esports Nusantara, kolaborasi dengan KAI ini dibangun dengan visi menjadikan stasiun bukan hanya sebagai tempat transit, tapi juga sebagai node community dan engagement.
Lewat NSS, perusahaan ingin menghadirkan ruang baru bagi komunitas sim racing di Indonesia untuk berkompetisi, berkembang, sekaligus menjadi bagian dari ekosistem motorsport digital yang makin maju.
“NSS hadir sebagai warna bagi para pecinta sim racing dari berbagai daerah di seluruh Indonesia untuk berkompetisi, berkembang, dan menjadi bagian dari ekosistem motorsport digital yang semakin maju,” ujar Syarief.
Sementara itu, Wilman Hatoguan Marudut Sidjabat selaku Direktur Perencanaan Strategi & Manajemen Risiko PT KAI, menyebut bahwa kehadiran NSS dan KAI Esports Center diharapkan tidak hanya menjadi acara seremonial.
KAI ingin ruang ini bisa menjadi tempat anak muda berkolaborasi, mengasah kemampuan, sekaligus membuka peluang baru di industri gaming dan esports.
“Nah ini, ke depannya harapannya area ini bisa kita perbesar, bisa kita perbarui lagi, sehingga komunitas nanti semakin aktif, semakin besar lagi untuk mencari kreativitas anak muda,” pungkasnya.
Ia juga berharap kehadiran NSS dapat menjadi langkah awal untuk melahirkan atlet-atlet muda yang bisa membawa nama Indonesia, tidak hanya di tingkat nasional, tapi juga internasional.