Video Pendek Bikin Candu, TikTok Masih Jadi Raja Medsos di RI

pada dalam 3 jam - by
Advertising
Advertising

Uzone.id— Survei terbaru dariAsosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) tahun 2026 mengungkapbahwa masyarakat Indonesia masih menjadikan konten dengan format video pendeksebagai konten favorit mereka.

Dalam laporan tersebut, konten dengan format video pendekseperti TikTok, Reels, YouTube Shorts dan lainnya masih berada di posisipertama dalam kategori konten internet hiburan yang paling sering diaksesdengan angka 29,5 persen.

Disusul dengan interaksi dan scrolling media sosial diInstagram, Facebook, hingga Threads dengan angka 26,6 persen. MasyarakatIndonesia juga hobi mendengarkan musik dimana akses ke platform musik onlineberada di posisi ketiga dengan angka 18,4 persen.




Kemudian, menikmati video panjang seperti film/series TVberbasis platform streaming berada di posisi keempat dengan persentase 15,3persen, disusul oleh game online (7 persen) dan radio online atau podcastsebanyak 2,3 persen.


Konten video pendek ini dinikmati hampir oleh seluruhgenerasi di Indonesia, mulai dari Gen Z, Millennials, Gen Z hingga Pre Boomeratau orang tua yang kini berusia 80 tahunan. Sementara itu, Baby Boomer (usia61 hingga 79 tahun) justru menempatkan video pendek di posisi kedua sebagaikonten kesukaan mereka.

Saat ini, konten video pendek sudah tersedia di banyakplatform media sosial seperti YouTube hingga X. Tapi, TikTok masih tetapmenjadi platform video pendek yang paling banyak dipilih oleh masyarakatIndonesia.

TikTok saat ini tetap berada di posisi puncak sebagaiplatform yang paling banyak diakses dengan 31,8 persen, meskipun sempatmengalami penurunan dari tahun 2025. Sementara itu, Facebook masih tetapberjaya di Indonesia dengan berada di posisi kedua.

Bahkan, platform ini mengalami lonjakan popularitas yangcukup besar dari yang awalnya 21.6 persen di 2025 kemarin, kini menjadi 29.4persen. Instagram juga mengalami pertumbuhan signifikan dari 15.9 persen ditahun lalu, menjadi 27.7 persen tahun ini.




Kemudian ada YouTube yang mengalami penurunan yang sangatbesar yaitu dari angka 27,5 persen pada tahun 2025 merosot tajam menjadi hanya1.6 saja pada tahun 2026.

TikTok juga menguasai pengguna di semua kalangan usia, mulaidari Gen Z hingga Pre Boomer. Sementara itu, Facebook berada di posisi keduadan cukup populer di kalangan lebih dewasa yaitu Millennial hingga Pre Boomer.

Instagram masih menjadi platform kesukaan Gen Z setelahTikTok dan berada di posisi kedua.

Durasi Akses Media Sosial Warga RI Makin Turun

Data durasi menunjukkan tren yang sangat positif, dimatamasyarakat Indonesia tampaknya mulai membatasi waktu layar (screen time)mereka. Hal ini ditemukan pada penurunan untuk kelompok "Heavy Users"yang menghabiskan waktu lebih dari 4 jam sehari, dimana jumlah kelompok initurun drastis dari 14,8 persen menjadi 2,4 persen saja.