VinFast MPV 7 Sudah Terpesan 1.200 Unit, Harga Spesial Masih Tersedia

pada dalam 4 jam - by
Advertising
Advertising

Uzone.id-VinFast Indonesia kini tengah tancap gas dalam mendistribusikan mobil listrik VF MPV 7 mereka ke tangan konsumen. Sejauh ini, sudah ada 1.200 pemesanan dan VinFast masih menawarkan harga spesial untuk 2.000 pembeli pertama.

Mobil ramah lingkungan ini ditawarkan dengan skema harga menarik bagi pembeli awal, yakni Rp329 juta melalui metode berlangganan baterai. 



Rinaldi Ramdani, Head of Training Department VinFast Indonesia, menjelaskan bahwa proses distribusi unit sudah berjalan sejak Juni 2026. Hingga saat ini, antusiasme masyarakat cukup terlihat melalui Surat Pemesanan Kendaraan (SPK).

"Dari bulan lalu sudah distribusi. SPK kalau dari nasional itu MPV 7 sudah 1.200-an, yang sudah distribusi 400," ujar Rinaldi saat ditemui di Jakarta, Rabu (1/7).

Data tersebut menunjukkan bahwa kuota harga promo Rp329 juta yang tersisa saat ini tinggal 800 unit. Meski begitu, para calon konsumen tidak perlu berkecil hati. 

Rinaldi mengisyaratkan bahwa VinFast membuka peluang untuk memperpanjang program tersebut, terutama menjelang ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) yang dijadwalkan mulai 30 Juli 2026.

"Kemungkinan sih 2.000 kita akan tambah lagi nanti, perpanjang lagi programnya karena kan juga dekat sama GIIAS," tambahnya.



Skema Harga dan Baterai

Untuk model MPV 7, VinFast Indonesia hanya menyediakan satu varian. Konsumen diberikan fleksibilitas untuk memilih opsi pembelian dengan dua skema harga:

  1. Versi dengan Baterai: Dibanderol seharga Rp420 juta.
  2. Versi Tanpa Baterai: Dibanderol seharga Rp345 juta.

Khusus untuk konsumen yang memilih opsi tanpa baterai (berlangganan), VinFast memberikan insentif berupa biaya sewa baterai gratis selama dua tahun pertama. 

Setelah periode promo tersebut berakhir, konsumen akan dikenakan biaya sewa bulanan dengan rincian:

  • Rp880 ribu per bulan untuk pemakaian di bawah 2.000 kilometer.

••Rp1,35 juta per bulan untuk pemakaian di atas 2.000 kilometer.