Vivo OriginOS 6 Resmi Meluncur Global, Begini Tampilannya

pada 8 bulan lalu - by
Advertising
Advertising

Shanghai,Uzone.id— Akhirnya, penantian selama 5 tahun berakhir juga! Vivo secara resmi meluncurkan sistem operasi OriginOS 6 ke pasar global—termasuk Indonesia pada Rabu, (15/10) di West Bund, Shanghai.

Pertama kali diluncurkan pada tahun 2020 silam, OriginOS ini memang ditujukan untuk menggantikan FuntouchOS yang sampai sekarang masih jadi sistem operasi global. Nah, setelah di-gatekeep untuk pengguna China saja, akhirnya sistem operasi ini bisa dirasakan semua pengguna.



“OriginOS terbaru ini menunjukkan komitmen Vivo untuk mengutamakan pengalaman pengguna melalui inovasi dan desain.  Prinsip dari Vivo adalah untuk semakin lokal, semakin global. Kami percaya bahwa integrasi ini akan membuat brand semakin menglobal,” kata CTO Vivo Global, Shi Yujian dalam acara peluncuran global OriginOS di West Bund, Shanghai, Rabu (15/10).



Tentunya, OriginOS 6 dirilis dengan peningkatan dan fitur-fitur baru, salah satu perombakan besarnya ada di bagian tampilan keseluruhan dimana tampilan bernama Origin Design yang mengusung konsep ‘Light and Shadow Space’ ini mirip dengan Liquid Glass punya iOS 26.


Mulai dari Lockscreen, bagian Quick Settings-nya juga dibuat transparan dan glossy, ada juga fitur unik di Lockscreen bernama Flip Cards yang jadi saingan ‘Spatial Screen’ dimana tampilan lockscreen bisa berubah dan hidup ketika diarahkan ke kiri atau ke kanan.



Gak cuma itu, sistem operasi ini juga di desain sangat smooth dengan teknologi Origin Smooth Engine. Pindah-pindah aplikasi juga gampang, smooth dan minim latensi. Fitur Origin Island-nya juga semakin mirip dengan Dynamic Island, dimana gak cuma untuk atur bunyi aja tapi jadi notifikasi untuk mengendalikan musik. 

Lanjut ke fitur yang ada di galeri, OriginOS 6 ini membawa Intuitive Interaction dimana sistemnya bisa memahami konteks dan habit pengguna. Salah satunya kalian bisa mengupload foto atau video langsung dari Galeri ke media sosial hanya dengan drag lalu aplikasi yang berkaitan akan langsung muncul di atas, ini juga berlaku ketika kalian ingin mencari suatu produk lewat foto, tinggal drag lalu drop di aplikasi e-commerce yang sering kalian gunakan.


Ada juga fitur AI yang semakin lengkap, termasuk untuk menghapus objek di foto Live, atau merangkum dokumen, merevisi grammar dan translate, transisi layar juga semakin menarik dengan split screen serta floating screen. Fitur AI Caption juga bisa mentranslate secara real-time untuk video dan bahkan panggilan.



Salah satu yang bikin OriginOS ini menarik adalah integrasi cross device, dimana konektivitas antara Vivo dengan device lain (bahkan sistem operasi lain, seperti iOS) semakin smooth, contohnya OriginOS bisa dengan mudah terhubung ke perangkat Macbook dan bisa mengendalikan ponsel di perangkat termasuk memindahkan file dan foto.


Ada juga fitur Office Suite yang memungkinkan berbagi berkas dengan cepat di seluruh ponsel pintar, PC, dan platform web. 

Fitur privasi juga ditingkatkan, fitur yang di highlight adalah Private Space dimana pengguna punya ruang rahasia dimana hanya mereka yang bisa mengaksesnya, disitu ada aplikasi hingga galeri terpisah yang hanya pengguna yang tahu. 

Vivo OriginOS 6 ini debut di Vivo X300 series dan akan tersedia mulai November nanti secara bertahap ke smartphone Vivo dan iQOO termasuk Vivo X series dan iQOO 13 dan Neo series dan berlanjut ke semua series di awal 2026 nanti. Nah, gimana menurut kalian, mana fitur yang paling menarik?