Warga RI Cuma Habiskan Rp50-100 Ribu buat Beli Kuota Internet

pada 25 hari lalu - by
Advertising
Advertising

Uzone.id— Pengeluaran untukkebutuhan internet sudah masuk dalam kategori kebutuhan hampir utama karenaaktivitas sehari-hari yang tak lepas dari gadget dan media sosial.

Saat ini, sebanyak 81,72 persen dari populasi Indonesiasudah terhubung ke internet, artinya 235 juta warga Indonesia setidaknya pernahatau sering mengeluarkan uang untuk kebutuhan yang satu ini.

Menurut data terbaru dari APJII 2026, pengeluaran masyarakatIndonesia untuk kebutuhan internet seluler ternyata masih didominasi nominalyang relatif terjangkau. 

Saat ini, operator seluler paling banyak digunakanmasyarakat Indonesia masih didominasi oleh Telkomsel melalui Simpati, by.U, danHalo dengan angka penggunaan mencapai 37,9 persen. Posisi berikutnya ditempatiIndosat Ooredoo Hutchison (IM3/Tri) sebesar 35,5 persen, lalu XLSmart sebesar26,7 persen.

Survei ini juga menunjukkan seberapa banyak uang yang dihabsikan mayoritas pengguna internet diIndonesia untuk berbelanja paket internet.





Faktanya, warga RI hanya menghabiskan biaya paket data di kisaran Rp50 ribu sampai Rp100 ribuper bulan. Nominal ini berlaku di tiga operator seluler yang ada di Indonesia,yaitu Telkomsel, Indosat Ooredoo Hutchison dan XLSmart.

Pada pelanggan Indosat Ooredoo Hutchison misalnya, sebanyak57 persen pengguna mengeluarkan biaya internet di kisaran Rp50 ribu-Rp100 ribu.Sementara pengguna Telkomsel berada di angka 60,5 persen dan pelanggan XLSmartmencapai 59,2 persen.

Bahkan, masih banyak juga yang mengeluarkan biaya internetkurang dari Rp50 ribu per bulannya. Misalnya, 33,4 persen pengguna Indosat taksampai menghabiskan uang Rp50 ribu untuk membeli paket, disusul XLSmart dengan31,3 persen dan Telkomsel dengan persentase 24,4 persen.






Di sisi lain, pengguna dengan pengeluaran internet lebihdari Rp100 ribu per bulan ternyata sangat sedikit. 

Hanya sekitar 14,3 persen pengguna Telkomsel yangmengeluarkan uang sekitar Rp100 ribu hingga Rp250 ribu untuk internet, disusulpengguna Indosat sebesar 9,4 persen dan pengguna XLSmart sebesar 8,9 persen.

Pengguna yang menghabiskan lebih dari Rp250 ribu puntercatat lebih sedikit lagi, bahkan kurang dari 1 persen di tiga operatorseluler ini. Rincian data ini pun menunjukkan masyarakat Indonesia masih sangatsensitif terhadap harga paket data dan cenderung memilih paket internet yangekonomis.

Fenomena ini pun menggambarkan kondisi pasar telekomunikasidi Indonesia, dimana RI , Indonesia masuk dalam jajaran negara dengan hargakuota internet atau paket data termurah di dunia, menempati peringkat ke-12secara global dan berada di posisi kedua paling terjangkau di kawasan AsiaTenggara setelah Vietnam.