Waspada Macet! Demo Buruh Tolak UMP, Ini Rekayasa Lalu Lintasnya

Uzone.id-Para pengendara diharap waspada hari ini, karena bakal ada demo buruh menolak kenaikan upah minimum (UMP) Provinsi DKI Jakarta akan digelar di Istana Merdeka, Jakarta Pusat.
Polisi memastikan tidak ada penutupan jalan selama unjuk rasa berlangsung. Namun rekayasa lalu lintas bakal tetap diterapkan secara situsional.
Polisi akan menyiapkan pengalihan arus di Jalan Merdeka Selatan saat jumlah massa memadati area tersebut.
"Telah disiapkan rencana pengalihan sekiranya jumlah peserta cukup banyak dan kemungkinan dialihkan di Jalan Merdeka Selatan sisi utara," ujar kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Komarudin, dikutipUzone.id
Dia menjelaskan 1.500 personel Ditlantas Polda Metro Jaya saat ini masih tersebar di pos pengamanan Natal dan Tahun Baru.
Total akan ada 370 polisi lalu lintas yang dikerahkan mengatur arus kendaraan saat demo buruh berlangsung hari ini.
Sebelumnya, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengatakan aksi demo buruh hanya digelar di Istana Merdeka, Jakarta Pusat. Said Iqbal menyebutkan demo itu akan dihadiri ribuan orang dari massa buruh.
"Istana saja, tanggal 29 Desember sekitar 1.000 orang. Puncaknya tanggal 30 Desember 10 ribu motor," ujar Said Iqbal kepada wartawan.
Said Iqbal mengatakan rencana awal KSPI hanya menggelar aksi di Istana. Dia menyebutkan KSPI tak melaksanakan demo di DPR.
Pihaknya juga berencana melayangkan gugatan terkait UMP ke Peradilan Tata Usaha Negara (PTUN). Dia tak sepakat dengan keputusan UMP Jakarta di angka Rp 5,7 juta.