Wuling Siapkan Mobil Listrik Baru, Penerus Air ev?

pada 4 jam lalu - by
Advertising
Advertising

Uzone.id-Wuling Motors Indonesia memberikan klarifikasi mengenai pendaftaran nama "Aira EV" di Pangkalan Data Kekayaan Intelektual (PDKI) yang belakangan memicu spekulasi publik mengenai calon mobil listrik terbaru mereka di pasar domestik. 

Dari bocoran mobil yang sudah beredar di jalanan saat diuji jalan, terlihat kalau secara dimensi mobil tersebut mirip dengan Air ev, yang memunculkan dugaan kalau mobil tersebut bakal menjadi penerus dari Air ev. 




Brian Gomgom, Senior Manager Brand Communication Wuling Motors, menegaskan bahwa langkah pendaftaran ini murni merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk melindungi aset intelektual yang dimiliki oleh Wuling di Indonesia. 

“Jadi untuk yang Aira EV itu sebenarnya adalah strategi kami dan juga sebenarnya langkah efektif kami untuk mendaftarkan aset intelektual dari Wuling Motors Indonesia,” ujar Gomgom saat ditemui di Purwokerto.



Pendaftaran nama tersebut tercatat telah diajukan dan diterima pada 8 April 2026 dan dipublikasikan pada 6 Mei 2026 dengan nomor permohonan DID2026030643 atas nama SAIC GM Wuling Automobile Co., Ltd.

Meskipun nama "Aira EV" telah diamankan, Wuling belum dapat memberikan konfirmasi pasti mengenai penggunaan nama tersebut untuk produk spesifik di masa depan. 

Pihak perusahaan menyatakan bahwa perhatian utama mereka saat ini masih terpusat pada dua model elektrifikasi yang sudah diperkenalkan lebih dulu, yakni Darion dan Eksion. 

Kedua model ini menjadi prioritas dalam strategi pemasaran dan edukasi Wuling kepada konsumen.

Di sisi lain, munculnya nama "Aira EV" di PDKI beriringan dengan beredarnya foto-foto mobil listrik berbalut kamuflase yang tengah melakukan pengujian, seperti yang diunggah oleh akun Instagram @rdvynz.scene. 

Meskipun tertutup, mobil mungil tersebut menunjukkan ciri-ciri eksterior yang dapat diamati, antara lain desain lampu membulat di bagian depan dan belakang, rumah spion yang menyerupai Wuling Air ev, serta port pengisian daya tipe CCS2 di bagian depan yang diduga mendukung fast charging





Ciri-ciri desain ini memiliki kemiripan dengan Wuling Hongguang Mini EV versi terbaru yang diluncurkan di pasar China pada tahun 2026. 

Di pasar China, model tersebut dijual dalam empat varian dengan rentang harga sekitar 44.800 hingga 54.800 yuan, yang setara dengan sekitar Rp 116,9 juta hingga Rp 143 jutaan sebelum subsidi pemerintah setempat. 

Namun, hingga saat ini, Wuling masih menahan informasi lebih lanjut dan memilih fokus pada sosialisasi model elektrifikasi yang telah ada di publik, yaitu Darion dan Eksion.