
Artis Angelina Jolie mengutuk kekerasan seksual yang diderita para perempuan Rohingya. Hal tersebut ia sampaikan dalam pidatonya di Konferensi Penjaga Perdamaian PBB Tingkat Kementerian Pertahanan di Vancouver, Kanada, Rabu (15/11).
Jolie mengatakan kekerasan seksual yang dilakukan militer Myanmar terhadap perempuan Rohinhya jelas merupakan tindakan yang disengaja.
Ia menilai tindakan ini relevan dan patut dilakukan setelah banyaknya laporan dan pengakuan dari perempuan Rohingya yang mengaku diperkosa secara brutal oleh pasukan keamanan Myanmar.
Pada Rabu, Perdana Menteri Bangladesh Sheikh Hasina mengatakan negaranya akan mengatasi hambatan untuk menyelesaikan krisis Rohingya. Ia optimistis hal ini dapat dilakukan dengan bantuan internasional.
"Saya sangat yakin kita akan menemukan solusi damai untuk mengatasi krisis yang belum pernah terjadi sebelumnya dengan bantuan masyarakat internasional, terlepas dari berbagai hambatannya," kata Shekih Hasina.
Saat ini lebih dari 600 ribu pengungsi Rohingya tinggal di tenda-tenda dan kemah di zona perbatasan Bangladesh. Sebagian besar dari mereka mengalami trauma akibat kekejaman militer Myanmar. Kini para pengungsi menggantungkan hidupnya pada bantuan kemanusiaan dari dunia internaional.